Gugur Saat Bertugas, Jenazah Aiptu Sumaryanto Ditemukan di Sungai Usai Operasi Narkoba Kalteng

PALANGKA RAYA, Beritatercepat.com – Upaya pencarian terhadap personel Satuan Narkoba yang dinyatakan hilang saat melakukan penindakan di wilayah Kalimantan Tengah akhirnya membuahkan hasil yang men

Jul 06, 2026 - 12:56
0 0
Gugur Saat Bertugas, Jenazah Aiptu Sumaryanto Ditemukan di Sungai Usai Operasi Narkoba Kalteng

PALANGKA RAYA, Beritatercepat.com – Upaya pencarian terhadap personel Satuan Narkoba yang dinyatakan hilang saat melakukan penindakan di wilayah Kalimantan Tengah akhirnya membuahkan hasil yang menyedihkan. Aiptu Sumaryanto, anggota Polres Katingan yang dikabarkan hilang kontak di tengah operasi pemberantasan peredaran gelap narkotika, dinyatakan gugur setelah jenazahnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan.

Kabar duka ini secara resmi dikonfirmasi oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso. Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Minggu (5/7/2026), ia menyatakan bahwa pencarian telah berakhir dan seluruh unsur kepolisian berduka atas kepergian salah satu putra terbaiknya.

"Benar, telah ditemukannya satu jenazah atas nama Aiptu Sumaryanto," ujar Brigjen Eko Hadi Santoso melalui pernyataan resminya.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, jasad anggota Sat Narkoba Polres Katingan tersebut dievakuasi oleh tim SAR dan penyelam setelah tenggelam di aliran sungai yang menjadi lokasi operasi. Meski demikian, pihak kepolisian hingga saat ini belum merinci secara detail kronologis pasti yang menyebabkan anggota tersebut terjatuh hingga hilang terbawa arus. Proses evakuasi berlangsung dramatis mengingat kondisi geografis Kalimantan Tengah yang didominasi oleh hutan lebat serta sungai-sungai berarus deras.

Tragedi Beruntun di Medan Operasi

Gugurnya Aiptu Sumaryanto menambah panjang daftar duka institusi Bhayangkara dalam operasi pemberantasan narkoba di wilayah Kalimantan. Sebelumnya, media kami juga melaporkan bahwa Bripda Nopandri, rekan yang juga bertugas dalam operasi serupa, lebih dulu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Hilangnya para personel ini terjadi saat mereka tengah menjalankan misi berat memutus rantai distribusi narkoba yang kerap memanfaatkan jalur-jalur ekstrem sungai dan hutan di pedalaman Kalimantan untuk menyelundupkan barang haram. Medan yang sulit serta potensi perlawanan dari para bandar membuat tingkat risiko operasi narkoba di wilayah tersebut sangat tinggi. Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa nyawa para penegak hukum menjadi taruhannya dalam menjaga generasi bangsa dari ancaman narkotika.

Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi dan otopsi terhadap jenazah masih terus dilakukan untuk memastikan detail penyebab kematian. Rencananya, jenazah Aiptu Sumaryanto akan diterbangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan secara kedinasan setelah seluruh proses administrasi di Polda Kalimantan Tengah selesai dilaksanakan. Kehilangan ini tentu menjadi pukulan telak bagi satuan anti-narkoba yang kehilangan dua personel terbaiknya dalam tugas mulia melawan peredaran gelap narkotika di Bumi Tambun Bungai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User