Bobby Nasution: Profil dan Kinerja Gubernur Sumatera Utara
Bobby Nasution: Profil dan Kinerja Gubernur Sumatera Utara
Profil Singkat
Bobby Afif Nasution, lahir di Medan, 5 Juli 1991, adalah Gubernur Sumatera Utara periode 2025–2030. Menantu Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini sebelumnya menjabat Wali Kota Medan (2021–2025). Pendidikan: S1 Manajemen Universitas Prasetiya Mulya, S2 Manajemen Bisnis IPB University.
"Saya ingin membawa Sumut lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera."
Karier dan Riwayat Jabatan
- Staf Khusus Menteri Pertanian (2019–2020)
- Wali Kota Medan (2021–2025)
- Gubernur Sumatera Utara (2025–sekarang)
Kinerja dan Program Unggulan
Seratus hari pertama pemerintahan Gubernur Bobby Nasution (Februari–Mei 2025) langsung menyentuh persoalan krusial daerah. Tiga program prioritas utama:
- Pengendalian Banjir Medan Raya – Normalisasi 7 sungai dan percepatan pembangunan kolam retensi di 5 titik. Target: pengurangan area banjir sebesar 40% pada akhir 2025.
- Program Sumut Sehat – Cakupan BPJS Kesehatan gratis untuk 2,3 juta warga miskin diperluas. Pembangunan 4 rumah sakit baru di kabupaten tertinggal.
- Pusat Logistik dan Hilirisasi – Revitalisasi Pelabuhan Kuala Tanjung dan pembangunan 3 kawasan industri kecil untuk hasil pertanian (sawit, kopi, kakao) di Simalungun, Tapanuli Selatan, dan Langkat.
Realisasi anggaran infrastruktur sampai pertengahan 2025 mencapai Rp 2,1 triliun atau 62% dari target tahun pertama. Kunjungan investasi ke Tiongkok menghasilkan komitmen senilai $350 juta untuk sektor energi terbarukan dan smelter.
Tantangan dan Harapan
Sumatera Utara masih mencatat angka kemiskinan 7,2% (BPS 2025), ketimpangan wilayah antara pantai timur dan barat, serta birokrasi yang lamban. Pengamat menilai Bobby harus menjaga independensi dari pusat dan membuktikan kapasitas di luar nama besar mertuanya. Target pertumbuhan ekonomi ditetapkan 5,5–6% per tahun dengan menggenjot ekspor hasil olahan pertanian dan pariwisata Danau Toba. Masyarakat berharap program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan tuntas dalam satu periode.
Comments (0)