Monday, 24 August 2026 | 19:01 WIB

Gubernur Kalsel Tegaskan Tim Karhutla Dipimpin Zulkifli Hasan, Bukan Haji Isam

BARU SAJA — Gubernur Kalimantan Selatan meluruskan kabar yang sempat membuat publik bertanya-tanya soal komando penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di provinsinya. Bukan pengusaha Haji I...

Aug 24, 2026 - 16:38
0 0
Gubernur Kalsel Tegaskan Tim Karhutla Dipimpin Zulkifli Hasan, Bukan Haji Isam

BARU SAJA — Gubernur Kalimantan Selatan meluruskan kabar yang sempat membuat publik bertanya-tanya soal komando penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di provinsinya. Bukan pengusaha Haji Isam yang ditunjuk pemerintah untuk memimpin tim penanggulangan. Posisi itu resmi dipegang Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Klarifikasi itu disampaikan langsung oleh Gubernur Kalsel di tengah meningkatnya siaga darurat kebakaran di sejumlah kabupaten. Pernyataan tersebut sekaligus memastikan bahwa struktur komando penanganan Karhutla berada di tangan pejabat yang ditunjuk pemerintah pusat.

Bukan Haji Isam, Tapi Zulkifli Hasan

Gubernur Kalsel menekankan bahwa penetapan pemimpin tim penanganan Karhutla merupakan kewenangan pemerintah. Dalam hal ini, nama yang mendapat mandat adalah Zulkifli Hasan. Nama Haji Isam yang selama ini ramai diperbincangkan tidak pernah masuk dalam struktur resmi tim tersebut.

Penegasan ini menjadi penting. Sebab banyak warga yang membaca pemberitaan dan mengira pengusaha asal Kalsel itu akan memimpin langsung operasi pemadaman. Faktanya, koordinasi penuh tetap berada di bawah komando Menko Pangan bersama instansi terkait.

Bantuan Rp7,6 Miliar dan 100 Pompa Air

Meski tidak memimpin tim, Haji Isam tetap berkontribusi nyata dalam penanganan Karhutla. Dia memberikan bantuan senilai Rp7,6 miliar serta 100 unit pompa air untuk mempercepat pemadaman kebakaran lahan.

Bantuan tersebut disalurkan untuk memperkuat peralatan petugas di lapangan. Pompa air dinilai krusial karena banyak titik api berada di lahan gambut yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Nilai bantuan ini termasuk besar dibandingkan kontribusi swasta lain di daerah itu. Kehadiran pompa air dalam jumlah banyak diharapkan mampu memangkas waktu respons petugas saat muncul titik api baru.

Pompa air yang disalurkan rencananya dipasang di titik-titik strategis dekat sumber air. Dengan begitu, petugas tidak perlu menunggu mobil pemadam yang kerap terlambat karena jarak tempuh.

Mengapa Karhutla Jadi Darurat

Kalimantan Selatan termasuk daerah yang paling rentan terhadap kebakaran lahan. Musim kemarau panjang membuat gambut mengering dan mudah terbakar. Akibatnya, kabut asap kerap menyelimuti sejumlah wilayah dan mengganggu aktivitas warga.

Dampaknya nyata: sekolah diliburkan, penerbangan terganggu, dan kasus gangguan pernapasan meningkat. Kondisi inilah yang mendorong pemerintah menetapkan status siaga dan mengerahkan sumber daya secara masif.

Di beberapa kabupaten, asap tebal dilaporkan sudah menyelimuti kawasan permukiman sejak pagi. Warga mengeluhkan bau menyengat dan iritasi mata. Saksi mata menyebut kobaran api terlihat di sejumlah lahan gambut saat angin kencang berembus.

Tim gabungan terus bergerak memadamkan titik api sejak dini hari. Namun angin dan lahan kering membuat api cepat menjalar. Petugas mengaku kesulitan menjangkau titik api di tengah hutan karena akses jalan terbatas.

Koordinasi lintas instansi pun dipercepat. TNI, Polri, Manggala Agni, hingga relawan diterjunkan ke titik-titik rawan. Bantuan peralatan dari pihak swasta seperti yang diberikan Haji Isam menjadi pelengkap kekuatan pemadaman di lapangan.

Peran Menko Pangan dalam Penanganan

Penunjukan Zulkifli Hasan sebagai pemimpin tim menandakan penanganan Karhutla tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Pemerintah ingin ada satu komando yang jelas agar langkah di pusat dan daerah sinkron.

Melalui posisi itu, Zulkifli Hasan bertanggung jawab mengoordinasikan kementerian, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten. Kebijakan pemadaman, pembasahan lahan gambut, hingga upaya pencegahan dini dirapikan dalam satu strategi besar.

Gubernur Kalsel menyatakan dukungan penuh terhadap komando tersebut. Seluruh jajaran pemerintah daerah siap menjalankan instruksi dari tim yang dipimpin Menko Pangan.

Zulkifli Hasan dijadwalkan memantau langsung kondisi di lapangan dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut diharapkan mempercepat pengambilan keputusan di tingkat pusat.

Harapan Warga dan Langkah Selanjutnya

Warga berharap penanganan Karhutla tahun ini lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya. Titik api yang muncul harus segera dipadamkan sebelum meluas dan menghasilkan asap tebal.

Langkah berikutnya yang dinantikan adalah pendistribusian pompa air ke lokasi paling rawan. Daerah dengan lahan gambut terluas diprioritaskan agar api bisa dipadamkan sejak dini.

Sementara itu, edukasi ke petani dan masyarakat tetap digencarkan. Sebab sebagian besar kebakaran dipicu aktivitas pembukaan lahan yang tidak terkendali.

Pemerintah daerah juga mengingatkan bahwa sanksi menanti siapa pun yang membakar lahan secara sengaja. Patroli terus diperkuat untuk mencegah munculnya titik api baru.

Kesimpulan

Inti perkara sudah jelas: komando penanganan Karhutla dipegang Zulkifli Hasan, bukan Haji Isam. Namun kontribusi Haji Isam tetap signifikan lewat bantuan Rp7,6 miliar dan 100 unit pompa air.

Keduanya sama-sama penting. Satu sisi memastikan arah kebijakan, sisi lain menyediakan alat tempur di lapangan. Masyarakat tinggal menunggu hasil nyata berupa berkurangnya titik api dan udara yang kembali bersih.

Perkembangan selanjutnya akan terus kami pantau dan kabarkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User