Sep 17, 2026
Kalimantan Selatan

GOW Tanah Laut Edukasi Ibu Rumah Tangga Cegah Kebakaran Listrik

Aroma masakan hangat dan gemuruh perkakas dapur sering kali menjadi bagian dari irama harian di dalam setiap rumah tangga. Namun, di balik kenyamanan bente

GOW Tanah Laut Edukasi Ibu Rumah Tangga Cegah Kebakaran Listrik

Aroma masakan hangat dan gemuruh perkakas dapur sering kali menjadi bagian dari irama harian di dalam setiap rumah tangga. Namun, di balik kenyamanan benteng keluarga tersebut, tersembunyi potensi bahaya laten yang kerap terabaikan: masalah kelistrikan rumah tangga. Menyadari risiko besar terjadinya arus pendek yang berujung pada musibah kebakaran, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mengambil langkah proaktif dengan menempatkan para ibu sebagai garda terdepan pelopor keselamatan listrik.

Melalui rangkaian program edukasi dan sosialisasi intensif yang berpusat di Pelaihari, GOW Tanah Laut merangkul ratusan kaum perempuan dari berbagai lapisan masyarakat. Langkah strategis ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dasar serta memupuk kebiasaan aman dalam mengoperasikan peralatan elektronik harian, sehingga angka kecelakaan domestik dapat ditekan secara signifikan.

Ibu Rumah Tangga sebagai Benteng Pertahanan Utama

Secara praktis, ibu rumah tangga merupakan pengelola utama berbagai aktivitas domestik. Mulai dari mengoperasikan mesin cuci, menyalakan penanak nasi elektronik, menggunakan setrika, hingga memastikan pengisi daya telepon seluler terpasang dengan benar. Sayangnya, keterbatasan informasi mengenai standar keamanan kelistrikan kerap memicu kelalaian fatal, seperti menumpuk steker secara berlebihan pada satu stopkontak atau membiarkan kabel yang terkelupas tetap digunakan.

Berdasarkan data penanganan bencana, lebih dari 60 persen kasus kebakaran di area pemukiman dipicu oleh korsleting listrik. Fenomena ini menggarisbawahi betapa krusialnya edukasi keselamatan yang menyasar langsung para pengelola rumah tangga. Keterampilan mengenali potensi bahaya sejak dini menjadi modal utama dalam mencegah kerugian harta benda maupun korban jiwa.

Langkah Konkret dan Edukasi Praktis Kelistrikan

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, para peserta tidak hanya dibekali teori dasar kelistrikan, tetapi juga simulasi penanganan situasi darurat. GOW Tanah Laut menggandeng ahli teknis dan pemadam kebakaran setempat untuk menyampaikan materi yang aplikatif bagi kehidupan sehari-hari di rumah.

"Perempuan memiliki kepekaan naluriah yang sangat tinggi terhadap keamanan keluarganya. Ketika para ibu dibekali dengan pengetahuan kelistrikan yang tepat, mereka tidak hanya melindungi fisik bangunan rumah, tetapi sedang menyelamatkan jiwa anak-anak dan masa depan keluarga dari ancaman musibah kebakaran," ungkap pimpinan GOW Tanah Laut dalam pembukaan acara tersebut.

Untuk mempermudah pemahaman, berikut adalah panduan praktis mengenai kebiasaan berisiko dan tindakan aman yang direkomendasikan:

Kebiasaan Berisiko Tindakan Aman yang Direkomendasikan
Menumpuk banyak steker (steker tumpuk) pada satu stopkontak. Menggunakan stopkontak terpisah dengan beban daya yang seimbang.
Membiarkan colokan peralatan elektronik terpasang saat tidak digunakan. Mencabut peralatan listrik dari sumber daya jika tidak dipakai.
Menggunakan kabel yang rusak atau diisolasi seadanya. Mengganti komponen kabel dengan produk berstandar SNI.
Menempatkan stopkontak dekat dengan sumber air di dapur. Memastikan jaringan listrik terpasang di area kering dan aman.

Membangun Kesadaran Kolektif demi Lingkungan Aman

Gerakan yang diinisiasi oleh GOW Tanah Laut ini diharapkan mampu menciptakan efek domino yang positif. Informasi yang diserap oleh para ibu rumah tangga ditargetkan dapat disebarluaskan kembali melalui jaringan Dasawisma, PKK, dan komunitas pengajian di tingkat RT hingga desa.

Ke depan, program edukasi kelistrikan ini ditargetkan menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Tanah Laut. Dengan meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat, angka kecelakaan akibat sengatan listrik maupun musibah kebakaran dapat diminimalkan. Edukasi ini membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan kunci strategis dalam menciptakan lingkungan hunian yang aman, tangguh, dan sejahtera.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User