Gibran Tinjau Proyek Jembatan Way Bungur Naik Perahu Klotok

LAMPUNG TIMUR — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menempuh jalur sungai menggunakan perahu klotok untuk memantau langsung pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur, Selasa (10/6...

Jul 16, 2026 - 03:31
0 0
Gibran Tinjau Proyek Jembatan Way Bungur Naik Perahu Klotok

LAMPUNG TIMUR — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menempuh jalur sungai menggunakan perahu klotok untuk memantau langsung pembangunan Jembatan Way Bungur di Kabupaten Lampung Timur, Selasa (10/6). Kunjungan mendadak ini mengejutkan warga dan pekerja proyek yang sedang bertugas.

Dengan mengenakan rompi keselamatan, Wapres didampingi pejabat Kementerian PUPR dan pemerintah daerah menyusuri aliran Way Bungur dari ketinggian perahu. Ia menghentikan laju klotok tepat di bawah struktur jembatan yang masih setengah rampung, lalu mengamati secara cermat sambungan baja dan fondasi.

"Saya ingin melihat kondisi sesungguhnya, bukan hanya laporan di atas kertas," ujar Gibran kepada awak media setelah turun dari perahu. "Akses lewat sungai memberi sudut pandang berbeda untuk mengecek kualitas konstruksi."

Fakta Kunci Proyek Jembatan Way Bungur

  • Lokasi: Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur
  • Panjang total: 320 meter, membentang di atas Sungai Way Bungur
  • Anggaran: Rp 187 miliar dari APBN 2025-2026
  • Target selesai: Desember 2026
  • Manfaat utama: mempersingkat rute Lubuk Basung – Bandar Lampung hingga 70 km
  • Pembangunan meliputi jalan pendekat sepanjang 4,2 km

Ribuan Warga Tunggu Konektivitas

Ruas ini selama pulau-pulau desa di Way Bungur mengandalkan feri kayu yang hanya beroperasi hingga pukul 17.00. Saat banjir tiba, akses terputus total, mengisolasi 15.000 jiwa di tiga kecamatan. Jembatan ini menjadi jawaban atas puluhan tahun jeritan warga yang terisolasi.

UPDATE SIANG INI: Kontraktor pelaksana PT Wijaya Karya (Persero) melaporkan kemajuan fisik telah mencapai 42 persen. Dua pilar utama di tengah sungai telah selesai dikerjakan. "Kami kejar target pemasangan gelagar box pada Agustus mendatang," kata Site Manager Reno Arifianto yang ikut mendampingi Wapres.

Gibran menyoroti isu keselamatan kerja karena arus Way Bungur sangat deras musim hujan. "Alat pelindung diri wajib dipakai. Saya tidak ingin ada kecelakaan," tegasnya. Ia juga meminta tambahan rambu lalu lintas sungai untuk menghindari tabrakan perahu nelayan dengan ponton pengangkut material.

Dampak Ekonomi Langsung

Proyek ini diproyeksikan mendongkrak perekonomian Lampung Timur hingga 12 persen dalam dua tahun setelah beroperasi. Akses ke Pasar Induk Tani dan Pelabuhan Panjang bakal lancar, menekan biaya logistik hasil bumi seperti singkong, kelapa sawit, dan kopi robusta. Saat ini biaya angkut mencapai Rp 2.200 per kilogram karena harus memutar 90 kilometer melalui jalan arteri rusak.

Saksi mata: Tumirah (53), petani singkong asal Desa Labuhan Ratu, tak kuasa menahan haru melihat Wapres langsung berdiri di atas perahu. "Baru kali ini pejabat datang sebelum jembatan jadi. Semoga cepat selesai, anak saya bisa sekolah ke kota tanpa takut tenggelam di feri," tuturnya.

Kepala Dinas PUPR Lampung Timur, Haryono, menyatakan kunjungan ini mempercepat koordinasi antarinstansi. "Tadi Wapres langsung telepon menteri terkait sisa pembebasan lahan 12 bidang. Kami target beres bulan ini," ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, rombongan Wapres masih berada di lokasi untuk rapat tertutup dengan kontraktor dan tokoh masyarakat setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User