Gerindra Solo Kecewa Pemkot Pasang Baliho Ultah Jokowi, Ini Alasannya

SOLO — Keberadaan baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 untuk Joko Widodo (Jokowi) yang dipasang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menuai kritik dari jajaran Partai Gerindra Solo. Dewan Pimpinan

Jul 06, 2026 - 14:05
0 0
Gerindra Solo Kecewa Pemkot Pasang Baliho Ultah Jokowi, Ini Alasannya

SOLO — Keberadaan baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 untuk Joko Widodo (Jokowi) yang dipasang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menuai kritik dari jajaran Partai Gerindra Solo. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Solo menyatakan kekecewaannya secara terbuka atas langkah pemasangan baliho yang dinilai sarat akan muatan politis tersebut. Hal ini terkuak pasca ramainya perbincangan publik mengenai baliho berukuran besar yang menampilkan sosok mantan Wali Kota Solo itu.

Berdasarkan pantauan media kami di lapangan, salah satu baliho yang menjadi sorotan terpampang jelas di kawasan strategis Jalan dr Wahidin, tepatnya di wilayah Purwosari, Laweyan. Dalam visual baliho tersebut, Jokowi digambarkan mengenakan kemeja putih khasnya sembari melemparkan senyum lebar. Pemasangan baliho oleh pemerintah daerah ini dianggap sebagai bentuk penghormatan resmi dari kota yang pernah dipimpin oleh Jokowi sebelum akhirnya melenggang ke panggung politik nasional.

Alasan Politik di Balik Kekecewaan Gerindra

Kekecewaan yang dilontarkan oleh kader Gerindra bukan tanpa alasan. Mereka menyoroti konteks politik terkini yang tengah memanas. Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah dinamika hubungan politik antara Jokowi dan partai-partai pendukungnya. Para petinggi Gerindra di Solo menilai bahwa pemasangan baliho ucapan selamat ulang tahun oleh institusi pemerintahan di saat situasi politik sedang riuh ini mengesankan keberpihakan yang tidak netral.

"Kami sangat menyayangkan sikap Pemkot. Di tengah situasi politik yang membutuhkan kesejukan dan netralitas, tindakan memasang baliho ucapan selamat ulang tahun secara vulgar seperti ini justru berpotensi memicu kegaduhan dan multitafsir di kalangan akar rumput," ujar salah satu perwakilan DPC Gerindra Solo saat dikonfirmasi oleh media kami.

Selain soal netralitas aparatur sipil, Partai Gerindra juga menyoroti dimensi historis kepemimpinan Jokowi di Solo. Menurut mereka, terlalu banyak pengagungan terhadap figur tertentu melalui fasilitas negara bisa mengaburkan evaluasi objektif terhadap kinerja pembangunan kota. Gerindra menegaskan bahwa kritik ini bukanlah bentuk ketidakhormatan kepada Jokowi sebagai mantan pemimpin, melainkan lebih kepada upaya menjaga marwah ruang publik agar tidak dipenuhi oleh citra diri pejabat yang sedang berkuasa di tingkat nasional.

Lebih lanjut, pihak Gerindra juga menambahkan bahwa momentum ulang tahun ini seharusnya dimanfaatkan untuk refleksi, bukan kampanye visual yang menggunakan sumber daya pemerintah. Mereka mendesak agar Pemkot Solo lebih berfokus pada penyelesaian persoalan infrastruktur dan kesejahteraan warga ketimbang menghabiskan waktu dan anggaran untuk hal-hal yang bersifat seremonial personal. Hingga berita ini ditulis, pihak Pemerintah Kota Solo belum memberikan keterangan resmi terkait biaya atau izin spesifik dari pemasangan baliho ucapan selamat ulang tahun Jokowi yang tersebar di sejumlah titik protokol tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Editor Politik. Editor politik breaking dengan update cepat.

Comments (0)

User