Gempol Berdarah: Truk Trailer Amuk, 4 Korban Meninggal Dunia
Empat nyawa melayang seketika dalam kecelakaan beruntun yang menggemparkan jalur Surabaya-Malang, tepat di kawasan Gempol, Pasuruan, sore tadi. Sebuah truk trailer besar lepas kendali dan menghantam k...
Empat nyawa melayang seketika dalam kecelakaan beruntun yang menggemparkan jalur Surabaya-Malang, tepat di kawasan Gempol, Pasuruan, sore tadi. Sebuah truk trailer besar lepas kendali dan menghantam kendaraan di depannya tanpa ampun, menyisakan puing-puing berserakan dan tangis histeris keluarga korban.
Kronologi Detik-Detik Kelam
Insiden terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di titik rawan lampu merah simpang Gempol. Truk trailer bernomor polisi N 9345 UA yang bermuatan penuh material bangunan melaju dari arah Surabaya menuju Malang. Menurut pemeriksaan awal, kendaraan berat itu mengalami kegagalan fungsi rem saat melewati turunan landai. Sopir tak kuasa mengendalikan laju, sehingga truk bak monster itu menerjang dua mobil pribadi dan satu sepeda motor yang sedang antre.
Saksi mata, Andika, menuturkan suara benturan terdengar seperti ledakan besar. “Saya lihat truk itu sudah oleng, terus langsung hajar mobil di depannya. Motor yang di samping langsung terseret. Darah di mana-mana,” ujarnya dengan suara bergetar. Warga sekitar yang panik langsung berhamburan mendekat dan menghubungi layanan darurat.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Data sementara dari kepolisian dan tim medis mencatat 4 orang tewas di tempat. Dua korban merupakan penumpang mobil sedan yang ringsek total, satu pengendara motor tewas setelah terseret puluhan meter, dan satu lagi penumpang truk trailer sendiri yang terlempar dari kabin. Selain itu, 5 korban luka-luka dilarikan ke RSUD Bangil dan Puskesmas Gempol, tiga di antaranya dalam kondisi kritis dengan patah tulang serius.
Proses evakuasi berlangsung dramatis selama lebih dari 90 menit. Petugas BPBD harus memotong badan mobil menggunakan alat berat untuk mengeluarkan jasad yang terperangkap. Hingga pukul 18.00 WIB, seluruh korban berhasil dievakuasi dan tempat kejadian dibersihkan.
Dampak Lalu Lintas
Kecelakaan ini memicu kemacetan parah sepanjang 7 kilometer di jalur arteri utama penghubung dua kota besar. Polisi segera mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif melalui jalur lingkar timur Gempol. Antrean kendaraan mengular hingga malam hari meski proses evakuasi sudah selesai. Suasana di sekitar lokasi dipenuhi warga yang berkerumun dan petugas yang sibuk membersihkan serpihan kaca dan material bangunan yang berceceran.
Penyelidikan dan Tindakan
Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Dimas Arya, menyatakan sopir truk berinisial SU (45) selamat hanya dengan luka ringan dan telah diamankan di pos keamanan. “Kami mendalami dugaan human error dan malfungsi teknis. Rem blong adalah penyebab dominan, namun kami juga akan periksa kelayakan kendaraan dan beban muatan yang melampaui batas,” tegasnya. Pihaknya sudah mengambil sampel darah sopir untuk tes alkohol dan narkoba.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi mengimbau pengendara untuk selalu mengecek kondisi kendaraan berat sebelum melintasi jalur rawan kecelakaan seperti Gempol-Pasuruan. Situasi di lokasi kini berangsur normal meski duka masih menyelimuti keluarga korban yang menunggu kepastian identitas di rumah sakit.
Comments (0)