Gempa 7,7 M Hantam NTT: Dua Tewas, Peringatan Tsunami Dicabut
BARU SAJA, gempa dahsyat 7,7 magnitudo mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi. Dua warga di Maumere, Kabupaten Sikka, dikonfirmasi tewas. Lima orang lainnya dilaporkan luka-luka aki...
BARU SAJA, gempa dahsyat 7,7 magnitudo mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu pagi. Dua warga di Maumere, Kabupaten Sikka, dikonfirmasi tewas. Lima orang lainnya dilaporkan luka-luka akibat guncangan kuat tersebut. Tim SAR kini bergerak cepat melakukan evakuasi korban. Kerusakan bangunan mulai teridentifikasi di sejumlah titik vital. Warga setempat panik dan berhamburan ke tempat yang lebih tinggi. Guncangan terasa sangat keras dan berkepanjangan. Saksi mata melaporkan banyak bangunan retak parah. Listrik di beberapa daerah dilaporkan padam menyusul peristiwa ini. Jaringan komunikasi terganggu akibat gempa besar tersebut.
Peringatan Tsunami Dicabut
BMKG langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami usai gempa besar ini. Warga pesisir diimbau segera mengungsi ke daratan tinggi. Namun, sekitar pukul 07.30 WIB, BMKG resmi mencabut peringatan tersebut. UPDATE, kondisi laut telah kembali normal. Warga diperbolehkan kembali ke rumah dengan tetap waspada. BMKG tetap menyiagakan pemantauan gelombang laut selama dua puluh empat jam ke depan. Potensi aftershock masih sangat mungkin terjadi kapan saja. Masyarakat diminta tidak panik namun tetap siaga.
Koordinasi Darurat Nasional
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi langsung memicu koordinasi darurat nasional. Ia menghubungi Menko PMK, Kepala Basarnas, BMKG, BNPB, dan Gubernur NTT. Koordinasi ini bertujuan memastikan kesiagaan seluruh unsur pemerintah. Prasetyo menegaskan atensi penuh diberikan pada masa kritis awal. Bantuan logistik dan tim medis segera disiapkan. Gubernur NTT turut memantau langsung perkembangan di lapangan. Tim tanggap darurat provinsi sudah berstatus siaga satu. Puskesmas dan rumah sakit di wilayah terdampak bersiap menerima korban.
Seruan Doa dan Kewaspadaan
Prasetyo Hadi mengajak seluruh masyarakat Indonesia mendoakan warga NTT. Doa bersama diperlukan untuk saudara-saudara yang tertimpa musibah ini. Pemerintah menjamin penanganan cepat dan terkoordinir dengan baik. Warga diminta waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi. Hindari bangunan retak atau rawan runtuh. Gunakan informasi resmi dari BMKG dan BNPB. Jangan percaya kabar bohong yang beredar di media sosial. Tim gabungan terus memantau perkembangan situasi menit demi menit.
Comments (0)