Gelar Produk Koperasi Jateng Meriah, Ribuan Pengunjung Padati Manahan

BARU SAJA — Ribuan produk unggulan koperasi dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah membanjiri Stadion Manahan kompleks olahraga terbesar di Surakarta. Pemerintah Provinsi Jateng resmi membuka Gelar P...

Jul 13, 2026 - 06:32
0 0

BARU SAJA — Ribuan produk unggulan koperasi dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah membanjiri Stadion Manahan kompleks olahraga terbesar di Surakarta. Pemerintah Provinsi Jateng resmi membuka Gelar Produk Koperasi pagi ini, menjadikan arena sepak bola sebagai panggung ekonomi kerakyatan. Target yang dipasang tak main-main: transaksi total Rp7 miliar selama dua hari.

Peserta Melonjak, Venue Penuh

Sebanyak 153 koperasi berpartisipasi, naik 20 persen dari tahun lalu. Mereka menempati 170 stan yang tersebar di lapangan utama. Produk yang dipamerkan mencakup kerajinan tangan, fesyen, makanan ringan khas daerah, hingga inovasi alat pertanian. Setiap stan diwajibkan menyediakan katalog digital. Panitia mencatat 12 ribu pengunjung sudah menyerbu lokasi hingga siang ini.

Business Matching Cetak Kontrak

Sesi business matching menjadi magnet utama. Ratusan pembeli profesional dari ritel modern dan e-commerce hadir. Dalam empat jam pertama, 520 pertemuan bisnis sukses terlaksana. Beberapa koperasi kecil langsung meneken kontrak pengadaan. “Kami baru saja menandatangani perjanjian distribusi dengan minimarket nasional,” ungkap Sutarno, Ketua Koperasi Mekar Sari dari Kabupaten Banyumas. Panitia juga menyediakan klinik konsultasi merek dan kemasan gratis.

Dukungan Anggaran dan Regulasi

Pemprov mengucurkan Rp2,5 miliar dari APBD Perubahan. Gubernur dalam sambutannya menegaskan koperasi harus menjadi motor pemulihan ekonomi. “Kami tengah menyusun peraturan daerah tentang kemitraan koperasi dengan BUMD agar akses pasar semakin lebar,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta. Dana bergulir berbunga rendah juga diluncurkan bersamaan dengan acara ini.

Produk Inovatif Curi Perhatian

Batik tulis dari limbah kayu jati asal Blora menjadi rebutan kolektor. Kopi robusta Temanggung yang diolah dengan metode fermentasi madu terjual 500 kemasan dalam dua jam. Alat pengering tenaga surya buatan koperasi mahasiswa Universitas Diponegoro menarik minat investor. Seorang pengunjung, Ani, mengaku terkejut. “Inovasi koperasi sekarang benar-benar melampaui ekspektasi,” katanya.

Digitalisasi dan Generasi Muda

Gelaran kali ini juga menjadi panggung perdana Koperasi Digital Jawara, yang menghadirkan platform pemasaran online. Sebanyak 35 koperasi milenial unjuk gigi dengan produk berbasis teknologi. Transaksi QRIS mendominasi dengan lebih dari 1.500 pembayaran digital tercatat pada hari pertama. “Koperasi tidak lagi identik dengan cara lama,” kata Rina, salah satu anggota Koperasi Muda Kreatif Semarang.

Fakta Cepat

  • 153 koperasi peserta dari 35 kabupaten/kota
  • Target transaksi: Rp7 miliar dalam 2 hari
  • 520+ pertemuan bisnis di sesi business matching
  • 12.000 pengunjung tercatat hingga siang
  • 1.500 transaksi QRIS di hari pertama
  • 15 kontrak pengadaan teken di tempat

Pameran masih berlangsung hingga besok malam. Shuttle bus dari Terminal Tirtonadi dan Stasiun Balapan disediakan gratis. Masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan ini untuk mendukung produk lokal.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User