Monday, 24 August 2026 | 11:57 WIB

Garuda Pertiwi U-16 Hajar Yordania 3-0, Siap Lawan Thailand di Final

GARUDA PERTIWI MELAJU KE FINAL. Timnas Wanita Indonesia U-16 menaklukkan Yordania dengan skor telak 3-0 pada semifinal Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026. Laga digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa...

Aug 22, 2026 - 01:34
0 0
Garuda Pertiwi U-16 Hajar Yordania 3-0, Siap Lawan Thailand di Final

GARUDA PERTIWI MELAJU KE FINAL. Timnas Wanita Indonesia U-16 menaklukkan Yordania dengan skor telak 3-0 pada semifinal Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026. Laga digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8).

Kemenangan ini mengantarkan Garuda Pertiwi ke partai puncak. Lawan yang sudah menunggu adalah Thailand. Thailand lolos setelah menghajar Malaysia 5-1 di semifinal lain. Duel final dipastikan bakal berlangsung sengit.

Atmosfer di Supersoccer Arena terasa panas sejak sebelum kick-off. Suporter Garuda Pertiwi memadati tribun dengan sorakan tak henti. Namun, ada kabar mengejutkan dari kubu tuan rumah. Andalan lini tengah, Nafeeza Nori, terlihat terisak di pinggir lapangan.

Pukulan Cedera Jelang Laga

Nafeeza Nori mengalami cedera dan harus absen. Padahal, pemain ini sudah merantau ke Filipina sejak usia 13 tahun demi menekuni sepak bola. Kehilangan Nafeeza jelas menjadi pukulan bagi Garuda Pertiwi. Pelatih pun bergerak cepat. Griselda Vivian ditunjuk mengisi posisinya.

Rotasi Formasi Berbuah Manis

Tidak hanya mengganti pemain, pelatih juga mengubah skema. Garuda Pertiwi yang biasa tampil dengan pola 4-3-3 kali ini memakai formasi 4-4-2. Fadila dan Kesya menjadi duet di lini depan. Rengganis serta Ayla Dva menopang dari belakang. Anya Garbreilla dan Shifana Rizka berperan sebagai winger cepat di kedua sayap.

Keputusan itu terbukti tepat. Garuda Pertiwi tampil agresif sejak menit pertama. Shifana Rizka menjadi ancaman utama lewat tusukan dari sayap kanan. Pertahanan Yordania terus digempur. Tim tamu kesulitan keluar dari tekanan.

Gol Cepat di Menit Keenam

Tekanan itu akhirnya berbuah gol di menit keenam. Kombinasi operan Rengganis dan Fadilla membuka celah di pertahanan Yordania. Kesya lolos dari penjagaan dan melepaskan sontekan mendatar. Bola meluncur mulus di bawah sergapan kiper Alma Mouhanad Yousef Shatat. Skor berubah 1-0.

Gol pembuka langsung menyulut euforia di tribun. Para pemain merayakan dengan penuh semangat. Keysa Arabela Manisya Nian yang akrab disapa Kesya menjadi pahlawan pembuka. Namun, Garuda Pertiwi tidak berpuas diri.

Keunggulan satu gol justru membuat permainan makin hidup. Tekanan terus dilancarkan ke pertahanan Yordania. Kiper Yordania berkali-kali dipaksa bekerja keras. Meski sempat memberikan perlawanan, Yordania tidak mampu membendung agresivitas Garuda Pertiwi.

Dua gol tambahan akhirnya lahir di babak kedua. Garuda Pertiwi menutup laga dengan kemenangan telak 3-0. Hasil ini sekaligus membuktikan kedalaman skuad. Ketika andalan utama cedera, pemain pengganti tampil maksimal.

Di sisi lain, lini belakang Garuda Pertiwi tampil disiplin. Yordania nyaris tidak mendapat peluang emas. Kerja sama antar pemain bertahan berjalan rapi. Kiper Garuda Pertiwi pun jarang diuji.

Thailand Menanti di Partai Puncak

Di semifinal lain, Thailand tampil tanpa ampun. Mereka menghancurkan Malaysia dengan skor 5-1. Thailand datang ke final dengan lini serang paling produktif. Catatan itu menjadi peringatan bagi lini belakang Garuda Pertiwi.

Namun, Garuda Pertiwi tidak gentar. Kemenangan 3-0 atas Yordania memberi kepercayaan diri besar. Para pemain muda ini menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Kombinasi pemain muda dan rotasi taktik membuat tim tampil solid.

Peluang Mengukir Sejarah

Partai final Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi laga terbesar bagi generasi ini. Garuda Pertiwi berpeluang mengukir sejarah di hadapan publik sendiri. Supersoccer Arena, Kudus, diprediksi akan kembali penuh sesak oleh suporter.

Jadwal resmi laga final masih menunggu pengumuman panitia. Persiapan Garuda Pertiwi disebut berjalan maksimal. Para pemain dalam kondisi prima usai menjalani pemulihan. Dukungan suporter diyakini menjadi energi tambahan yang berharga.

Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026 menjadi panggung pembuktian bakat-bakat muda sepak bola putri Indonesia. Garuda Pertiwi ingin menutup turnamen ini dengan trofi juara. Gelar di depan publik sendiri akan menjadi hadiah terindah bagi perjalanan panjang mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User