Sep 21, 2026
Hukum

Filipina: Kapal Feri M/V June Aster Terbakar, 5 Tewas dan Puluhan Hilang

Tragedi maritim kembali mengguncang Filipina setelah kapal feri M/V June Aster mengalami kebakaran dahsyat di perairan lepas pantai dekat wilayah Coron. In

Filipina: Kapal Feri M/V June Aster Terbakar, 5 Tewas dan Puluhan Hilang

Tragedi maritim kembali mengguncang Filipina setelah kapal feri M/V June Aster mengalami kebakaran dahsyat di perairan lepas pantai dekat wilayah Coron. Insiden maut yang terjadi pada Rabu malam tersebut menewaskan sedikitnya 5 orang penumpang, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang di tengah kobaran api yang menghanguskan seluruh badan kapal.

Berdasarkan rekaman video resmi yang dirilis oleh Penjaga Pantai Filipina (Philippine Coast Guard/PCG), kapal angkutan penumpang tersebut tampak terbakar hebat hingga diselimuti kobaran api merah membubung tinggi ke udara saat berada di tengah laut gelap gulita.

Kronologi Tragedi Kebakaran M/V June Aster

Berdasarkan laporan otoritas keselamatan laut dan data pelayaran MarineTraffic, urutan insiden kebakaran feri ini berlangsung secara cepat:

  1. Keberangkatan: Kapal feri M/V June Aster bertolak dari pelabuhan Manila membawa ratusan penumpang dan muatan barang menuju destinasi kepulauan.
  2. Titik Kebakaran: Kobaran api pertama kali terdeteksi pada Rabu malam saat posisi kapal berada sekitar 2,2 kilometer (1,3 mil) di lepas pantai Coron.
  3. Evakuasi Darurat: Api menjalar tak terkendali ke seluruh dek, memaksa puluhan penumpang dan awak kapal melompat ke laut untuk menyelamatkan diri sebelum kapal penyelamat tiba.
  4. Penanganan PCG: Tim SAR gabungan segera meluncur ke lokasi untuk memadamkan kobaran api sekaligus mengevakuasi korban yang terapung di perairan.

Data Korban dan Upaya Pencarian

Otoritas maritim setempat menyatakan bahwa manifes resmi kapal mencatat total 134 orang yang terdiri dari penumpang dan kru kapal. Hingga Kamis pagi, operasi pencarian intensif berhasil mengevakuasi puluhan korban selamat ke daratan.

"Berdasarkan data yang kami miliki saat ini mengenai 42 korban selamat dan korban tewas, kami masih mendata sekitar 87 orang yang belum ditemukan. Ini merupakan data dinamis yang dapat berubah seiring berlangsungnya operasi pencarian dan penyelamatan," tegas Kapten PCG Noemi Cayabyab dalam wawancara radio lokal.

Rincian data korban yang berhasil dievakuasi meliputi:

  • Korban Meninggal: 5 jenazah telah berhasil dibawa ke daratan.
  • Korban Selamat: Sedikitnya 43 orang (38 penumpang, 4 kru, dan 1 orang baru dievakuasi).
  • Korban Hilang: Puluhan penumpang masih dalam tahap pencarian intensif oleh tim penyelam dan armada kapal patroli.
  • Warga Negara Asing: Hingga saat ini belum ada laporan mengenai keterlibatan warga negara asing di atas kapal.

Kepanikan Keluarga dan Rekam Jejak Buruk Maritim Filipina

Ratusan keluarga dan kerabat korban membanjiri laman media sosial Wali Kota Coron untuk mencari kabar sanak saudara yang menumpangi kapal nahas tersebut. Mereka cemas menanti kejelasan identitas korban selamat yang belum dapat dimintai keterangan oleh tim medis karena masih mengalami trauma berat.

Kecelakaan feri mematikan ini semakin memperpanjang catatan kelam keselamatan transportasi laut di Filipina. Negara kepulauan ini kerap dilanda bencana maritim akibat buruknya regulasi, kelebihan muatan, serta minimnya standar keselamatan kapal. Pada Januari lalu, kapal feri tiga lantai M/V Trisha Kerstin 3 yang mengangkut lebih dari 340 orang tenggelam di Filipina selatan dan menewaskan 52 orang. Jalur pelayaran tersebut juga menjadi saksi bisu tewasnya 31 orang pada 2023 akibat terbakarnya feri Lady Mary Joy 3.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User