Enam Rekor Ciamik Argentina Usai Hancurkan Swiss di Perempat Final
Jakarta, CNN Indonesia -- Argentina melangkah mulus ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menumbangkan Swiss dengan skor meyakinkan 3-0 dalam laga perempat fi
Jakarta, CNN Indonesia -- Argentina melangkah mulus ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menumbangkan Swiss dengan skor meyakinkan 3-0 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Senin (13/7) dini hari WIB. Kemenangan ini tidak cuma mengantar La Albiceleste ke empat besar, tetapi juga mengukir sederet rekor mentereng di panggung sepak bola terbesar dunia.
Jalannya Laga: Dominasi Sejak Menit Awal
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Swiss yang tampil dengan formasi 3-4-3 kerepotan menghadapi tekanan tinggi yang diperagakan anak asuh Lionel Scaloni. Kombinasi umpan pendek cepat antara Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Lionel Messi berulang kali memporak-porandakan lini pertahanan Swiss.
Gol pembuka lahir pada menit ke-12. Berawal dari pergerakan Messi di sisi kanan yang melepaskan umpan tarik ke kotak penalti, Julian Alvarez yang berdiri bebas dengan dingin menyontek bola ke pojok kiri gawang Yann Sommer. Tertinggal 0-1, Swiss mencoba bangkit lewat beberapa peluang dari Breel Embolo dan Noah Okafor. Namun, ketangguhan kiper Emiliano Martinez yang sukses melakukan penyelamatan spektakuler pada menit ke-28 membuat papan skor tetap 1-0 hingga turun minum.
Babak Kedua: Swiss Kehilangan Arah, Argentina Pesta Gol
Di babak kedua, Swiss sempat memberikan tekanan lewat penguasaan bola yang lebih baik di 15 menit awal. Pelatih Murat Yakin memasukkan Granit Xhaka sebagai motor serangan, tetapi transisi cepat Argentina terlalu mematikan. Pada menit ke-66, Enzo Fernandez menggandakan keunggulan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut kiri atas gawang Sommer. Skor berubah menjadi 2-0.
Swiss semakin kehilangan fokus, dan Argentina memanfaatkan situasi untuk menambah gol. Pada menit ke-81, Nico Gonzalez dilanggar di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih. Lionel Messi yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh Sommer dan menempatkan bola ke sudut kanan gawang. Gol tersebut menutup kemenangan 3-0 Argentina dan memastikan tiket semifinal.
Rekor-rekor yang Pecah dalam Satu Malam
Kemenangan meyakinkan ini tidak hanya membuat Argentina terus melaju, tetapi juga mencatatkan sejumlah catatan emas yang akan dikenang sepanjang sejarah Piala Dunia. Berikut deretan rekor tersebut:
- Kemenangan Beruntun Terpanjang: Argentina kini membukukan 13 kemenangan beruntun di laga Piala Dunia, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Brasil (11 laga pada periode 2002-2006).
- Clean Sheet dalam Lima Laga Knockout: Emiliano Martinez menjadi kiper pertama yang mencatatkan lima pertandingan fase gugur tanpa kebobolan secara beruntun dalam satu edisi Piala Dunia.
- Messi Cetak Gol di Lima Edisi Berbeda: Gol penalti ke gawang Swiss menjadikan Messi sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia berbeda (2006, 2014, 2018, 2022, 2026).
- Pelatih dengan Rasio Kemenangan Sempurna: Lionel Scaloni menjadi pelatih dengan rasio kemenangan 100% di babak perempat final sepanjang sejarah Argentina (3 laga, 3 menang).
- Gol Cepat di Semua Laga: Argentina selalu mencetak gol pada 20 menit pertama di kelima pertandingan yang telah dijalani di Piala Dunia 2026.
Reaksi Pelatih dan Pemain
Usai pertandingan, Lionel Scaloni mengungkapkan rasa bangganya terhadap para pemain.
"Kami sangat bangga dengan mentalitas tim. Rekor-rekor ini adalah buah dari kerja keras dan keyakinan yang kami bangun sejak empat tahun lalu. Tapi perjalanan belum selesai; kami harus tetap rendah hati dan fokus ke semifinal," ujar Scaloni.
Sementara itu, Messi yang tampil sebagai kapten menegaskan bahwa target utama masih jauh di depan. "Rekor pribadi itu bonus, yang terpenting adalah tim ini terus menang. Kami ingin memberikan gelar lagi untuk rakyat Argentina," kata megabintang Inter Miami itu.
Langkah di Semifinal: Argentina Menanti Lawan Tangguh
Di semifinal, Argentina akan menghadapi pemenang antara Brasil dan Maroko yang akan bertanding beberapa jam setelah laga ini. Dengan performa impresif sepanjang turnamen, Argentina kini menjadi kandidat terkuat juara, tetapi sejarah membuktikan bahwa fase semifinal kerap menyajikan kejutan.
Statistik menunjukkan Argentina telah mencetak total 12 gol dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Kokohnya lini belakang yang digalang Cristian Romero dan Lisandro Martinez menjadi fondasi utama permainan. Di sisi lain, kreativitas lini tengah yang dipadukan dengan ketajaman Alvarez dan Messi membuat La Albiceleste hampir tak terbendung.
Dengan torehan rekor ini, Argentina semakin menegaskan statusnya sebagai tim elite yang mampu menjaga konsistensi di level tertinggi. Akankah mereka mampu menuntaskan perjalanan dengan trofi kedua berturut-turut? Kita tunggu aksi mereka di semifinal.
[SOCIAL_TWEET]: Argentina melaju ke semifinal #PialaDunia2026 dengan rekor terpanjang! Kemenangan 3-0 atas Swiss mencatatkan sejarah baru: 13 kemenangan beruntun dan Messi cetak gol di lima edisi berbeda. #Argentina #WorldCup2026[SOCIAL_TG]: 🇦🇷 Argentina ke semifinal! 🏆 3-0 atas Swiss, rekor kemenangan beruntun diperpanjang. Dinding kokoh Emi Martinez bikin sejarah baru. 🔥
Comments (0)