Duka Gugurnya 3 Polisi Saat Operasi Tangkap Bandar Narkoba

Katingan - Sebuah operasi penggerebekan yang dilakukan jajaran kepolisian di wilayah pedalaman Kalimantan Tengah berubah menjadi tragedi berdarah. Tiga anggota Polri dinyatakan gugur dalam tugas sete

Jul 06, 2026 - 07:18
0 0
Duka Gugurnya 3 Polisi Saat Operasi Tangkap Bandar Narkoba

Katingan - Sebuah operasi penggerebekan yang dilakukan jajaran kepolisian di wilayah pedalaman Kalimantan Tengah berubah menjadi tragedi berdarah. Tiga anggota Polri dinyatakan gugur dalam tugas setelah mendapatkan perlawanan sengit dari seorang bandar narkoba beserta komplotannya. Insiden memilukan ini terjadi saat tim bergerak melakukan penangkapan di sebuah rumah yang diduga kuat menjadi lokasi peredaran gelap narkotika jenis sabu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, peristiwa nahas tersebut berlangsung di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, pada Rabu dini hari (1/7) sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam operasi senyap itu, Satresnarkoba Polres Katingan mengerahkan total 12 personel terbaiknya. Regu tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba, AKP Affan Effendi, yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengungkapan kasus-kasus narkotika di wilayah hukum setempat.

Kronologi Pembagian Tim dan Kontak Tembak

Demi memaksimalkan efektivitas penggerebekan, pimpinan operasi membagi kekuatan menjadi dua tim. Tim pertama ditugaskan untuk melakukan penetrasi langsung ke rumah target operasi yang diduga sebagai sarang bandar. Sementara itu, Tim kedua disiagakan di titik strategis tak jauh dari lokasi, tepatnya di dekat sebuah gedung sekolah menengah pertama (SMP) yang berada di desa tersebut, guna mengantisipasi potensi perlawanan atau upaya pelarian diri para pelaku.

Ketika Tim pertama mulai mendekati rumah target dan berupaya melakukan penangkapan, situasi langsung memanas. Pihak yang berada di dalam rumah rupanya telah siaga dan memilih jalur kekerasan ekstrem. Alih-alih menyerahkan diri, bandar narkoba dan komplotannya langsung melepaskan tembakan brutal ke arah aparat tanpa memberikan kesempatan untuk melakukan negosiasi. Baku tembak tak terelakkan pun meletus di tengah gelapnya dini hari.

"Operasi ini sudah direncanakan secara matang. Namun, perlawanan dari dalam rumah sangat tidak terduga dan berlangsung begitu cepat. Tim kami yang bertugas di garis depan menghadapi situasi yang sangat riskan," ungkap salah satu sumber dari kepolisian dalam laporan yang diterima media kami.

Duka Tiga Pahlawan yang Gugur

Dalam kontak senjata yang berlangsung intens itu, tiga personel Polri yang berada di barisan terdepan menjadi korban keganasan para pelaku. Setelah situasi dinyatakan kondusif dan tim cadangan melakukan penyisiran, ditemukan tiga jenazah anggota Polri dengan luka tembak yang cukup parah. Ketiga pahlawan yang gugur tersebut adalah pemimpin operasi, AKP Affan Effendi, serta dua anggotanya, Aipda Gunadi dan Bharada Sandika Pramana Putra.

Kepergian ketiga anggota tersebut meninggalkan duka mendalam bagi institusi Polri, khususnya jajaran Polres Katingan dan Polda Kalimantan Tengah. Mereka dinilai gugur sebagai kesatria dalam menjalankan tugas mulia melindungi masyarakat dari bahaya laten peredaran narkotika. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan lebih lanjut untuk memburu para pelaku yang terlibat dalam aksi penyerangan terhadap petugas ini. Proses evakuasi jenazah serta rangkaian upacara penghormatan terakhir pun tengah dipersiapkan oleh satuan terkait.

Media kami akan terus memantau dan menyajikan informasi terkini terkait perkembangan kasus penyerangan yang merenggut nyawa tiga anggota Polri ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User