Dudung Abdurachman: Pemerintah Tak Akan Kompromi Lawan Narkoba

JAKARTA — Komitmen mutlak pemerintah dalam memberantas jaringan narkotika kembali ditegaskan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Dalam sebuah pernyataan resmi yang ...

Jul 28, 2026 - 00:01
0 0
Dudung Abdurachman: Pemerintah Tak Akan Kompromi Lawan Narkoba

JAKARTA — Komitmen mutlak pemerintah dalam memberantas jaringan narkotika kembali ditegaskan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis hari ini, ia menegaskan tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan narkoba di Indonesia.

Pernyataan Tegas di Tengah Meningkatnya Ancaman

Di tengah meningkatnya upaya penyelundupan dan peredaran gelap narkoba, Dudung Abdurachman menekankan bahwa perang terhadap narkoba merupakan prioritas absolut pemerintahan saat ini. "Kami tidak akan memberikan toleransi sekecil apa pun. Negara harus hadir melindungi generasi muda dari kehancuran akibat narkotika," ujarnya dalam keterangan pers di Istana Negara.

Pernyataan keras ini muncul di saat sejumlah kasus besar berhasil diungkap oleh aparat dalam beberapa pekan terakhir. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam upaya penyelundupan lintas batas, terutama dari jalur laut.

Langkah Konkret dan Kolaborasi Lintas Lembaga

Dudung menjelaskan, pemerintah kini memperkuat sinergi antara BNN, Polri, TNI, dan lembaga intelijen untuk membentuk sistem deteksi dini dan penindakan yang lebih efektif. "Kami telah mengaktifkan satuan tugas khusus di titik-titik rawan. Kolaborasi ini mencakup pengawasan pintu masuk resmi dan tidak resmi di seluruh Indonesia," paparnya.

Selain penindakan, aspek rehabilitasi juga menjadi perhatian utama. Pemerintah, kata dia, tengah memperluas kapasitas fasilitas rehabilitasi dan memperketat pengawasan terhadap pusat-pusat yang memberikan layanan tersebut. "Tidak hanya menangkap, kami juga memutus mata rantai pasokan dan permintaan melalui edukasi serta pemulihan bagi para korban penyalahgunaan," tambahnya.

Peran Masyarakat Diminta Aktif

Dudung Abdurachman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam pemberantasan narkoba. "Laporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Perang ini memerlukan partisipasi semua pihak," serunya. Ia menekankan pentingnya pengawasan keluarga dan sekolah sebagai benteng pertama melawan penyebaran narkoba.

Lebih lanjut, ia menyoroti modus operandi baru yang memanfaatkan media sosial dan transaksi digital. "Kami terus mengembangkan kemampuan siber untuk melacak jaringan gelap ini. Pengedar sudah menggunakan platform daring yang sulit dilacak, tetapi kami akan terus beradaptasi," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu.

Komitmen Jangka Panjang dan Evaluasi Berkelanjutan

Dalam jangka panjang, pemerintah tengah merancang kebijakan komprehensif yang mencakup revisi regulasi, peningkatan hukuman bagi bandar besar, serta penguatan diplomasi internasional untuk memerangi sindikat lintas negara. Dudung memastikan bahwa evaluasi berkala akan dilakukan untuk mengukur efektivitas setiap program.

"Kami tidak akan berhenti sampai Indonesia benar-benar bersih dari narkoba. Ini bukan sekadar slogan, ini adalah amanat penderitaan rakyat," tutupnya dengan tegas.

Hingga berita ini diterbitkan, berbagai operasi masih berlangsung di lapangan, dan perkembangan lebih lanjut akan segera diumumkan kepada publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User