DPR Desak Polri Usut Tuntas Pengeroyokan Pencuri Ayam di Bali

JAKARTA — Seorang pria tewas setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali. Korban diduga mencuri ayam. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, mendesak aparat pe...

Jul 28, 2026 - 01:46
0 0
DPR Desak Polri Usut Tuntas Pengeroyokan Pencuri Ayam di Bali

JAKARTA — Seorang pria tewas setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali. Korban diduga mencuri ayam. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Golkar, Ahmad Irawan, mendesak aparat penegak hukum menindak tegas para pelaku pengeroyokan.

Peristiwa tragis ini mengundang kecaman dari legislator. Ia menilai bahwa aksi main hakim sendiri yang berujung hilangnya nyawa tidak dapat ditoleransi, terlepas dari dugaan kesalahan korban.

Kronologi Singkat

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi di sebuah desa di Bali. Warga menangkap seorang pria yang diduga mencuri ayam milik penduduk setempat. Alih-alih menyerahkan ke polisi, massa justru menghakimi korban hingga tewas.

Belum ada keterangan resmi dari kepolisian setempat terkait jumlah dan identitas pelaku pengeroyokan. Namun, kasus ini telah menjadi perhatian nasional setelah disorot oleh anggota dewan.

Respons Tegas Legislator

Ahmad Irawan menyatakan keprihatinan mendalam. Ia mendorong Kepolisian Daerah Bali untuk segera mengusut tuntas jaringan pengeroyok dan memproses hukum sesuai pasal penganiayaan berat hingga mengakibatkan kematian.

“Main hakim sendiri adalah cermin ketidakpercayaan pada hukum. Ini berbahaya bagi tatanan sosial. Pencurian tidak lantas membenarkan pembunuhan,” tegas Irawan, seperti diungkapkan dalam keterangan persnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah menggencarkan edukasi hukum kepada masyarakat. Tujuannya agar warga memahami bahwa penyelesaian perkara harus melalui jalur resmi, bukan kekerasan komunal.

Evaluasi Perilaku Kolektif

Legislator tersebut menekankan perlunya evaluasi menyeluruh atas maraknya fenomena “persekusi jalanan”. Beberapa kasus pengeroyokan terhadap terduga pencuri dalam setahun terakhir mengakibatkan korban jiwa. Tanpa penindakan tegas, kata Irawan, perilaku itu bisa menjadi preseden buruk.

“Jika pelaku dibiarkan, akan muncul rasa impunitas. Ini harus diputus mulai sekarang,” ujarnya.

DPR berencana memanggil pihak kepolisian untuk meminta laporan perkembangan penanganan kasus ini. Langkah itu diambil untuk memastikan korban tidak kehilangan keadilan meskipun statusnya sebagai terduga pencuri.

Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban belum memberikan keterangan publik. Publik banyak yang menyayangkan kejadian ini dan berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya. Fraksi Golkar berjanji akan mengawal penanganan perkara demi memutus rantai kekerasan kolektif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User