Donasi Rp190 Juta Terkumpul untuk Anak Pria Tewas Dikeroyok di Bali
BREAKING – Donasi sebesar Rp190 juta berhasil dihimpun warga Bali. Uang tersebut diperuntukkan bagi anak-anak KD. KD tewas dihakimi massa setelah dituduh mencuri seekor ayam.Peristiwa mengenaskan it...
BREAKING – Donasi sebesar Rp190 juta berhasil dihimpun warga Bali. Uang tersebut diperuntukkan bagi anak-anak KD. KD tewas dihakimi massa setelah dituduh mencuri seekor ayam.
Peristiwa mengenaskan itu terjadi di Desa Sumberkima, Kabupaten Buleleng, Senin malam (27/7). KD (42) dilaporkan diamuk puluhan warga. Dia dituduh mencuri ayam milik tetangga. Tanpa proses hukum, massa bertindak beringas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan KD sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan. Ia hidup bersama kedua anaknya di sebuah gubuk sederhana. Putra pertamanya berusia 10 tahun, dan adiknya baru 7 tahun. Ibu mereka telah lama tiada.
Polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban. Sayangnya, nyawa KD sudah melayang. Jenazahnya dibawa ke RSUD Buleleng untuk visum. Kasus ini kini dalam penyelidikan Polres Buleleng.
Inisiatif Kemanusiaan Warga
Kematian KD menyisakan duka mendalam. Terlebih, ia meninggalkan dua anak yang masih kecil. Warga sekitar yang miris dengan nasib anak-anak itu langsung bergerak cepat. Inisiatif penggalangan dana muncul hanya beberapa jam setelah kejadian.
Hasilnya sungguh mengejutkan. Dalam tempo singkat, donasi meroket hingga Rp190 juta. Dana itu berasal dari warga lokal, komunitas sosial, hingga donatur dari luar Bali. Semua tersentuh oleh ironi di balik tragedi ini: nyawa manusia melayang hanya karena seekor ayam.
Kisah ini viral di media sosial. Tagar #DonasiUntukAnakKD trending di Twitter. Banyak warganet yang menyayangkan tindakan main hakim sendiri yang merenggut nyawa.
Penyaluran Dana dan Perlindungan Anak
Dana donasi akan dikelola oleh Lembaga Kesejahteraan Anak setempat. Prioritas utama adalah biaya pendidikan dan kebutuhan hidup kedua anak KD. Seorang perwakilan lembaga menyatakan komitmen penuh untuk mengawal masa depan mereka.
‘Kami pastikan dana ini transparan dan tepat sasaran,’ ujar Ketut Ariawan, tokoh masyarakat setempat. Pihaknya juga akan memberikan pendampingan psikologis bagi anak-anak korban.
- Kronologi: KD dihakimi massa pada Senin malam, 27 Juli 2026, di Buleleng, Bali.
- Penyebab: Tuduhan pencurian seekor ayam.
- Korban: KD (42), meninggal di tempat. Meninggalkan dua anak yatim.
- Donasi: Rp190 juta terkumpul dari warga dan donatur.
- Pengelolaan: Dana dikelola lembaga kesejahteraan anak untuk pendidikan dan biaya hidup.
Pihak kepolisian masih memburu para pelaku pengeroyokan. Kapolres Buleleng menegaskan akan menindak tegas aksi main hakim sendiri. ‘Tidak ada pembenaran untuk pengeroyokan sekecil apa pun alasannya,’ tegasnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi. Setiap dugaan tindak pidana harus diserahkan ke aparat. ‘Kami akan tindak tegas pelaku pengeroyokan,’ ujar Kapolres.
Sementara itu, masyarakat berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga. Solidaritas lewat donasi diharapkan mampu meringankan beban anak-anak KD. Hingga berita ini diturunkan, arus donasi masih terus mengalir.
Comments (0)