Panglima TNI Lantik 734 Perwira Karier, Inilah Tiga Terbaik dari Matra
JAKARTA — Upacara penuh khidmat di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, menandai lahirnya 734 perwira prajurit karier anyar pada Senin (27/7). Mereka resmi menyandang pangkat letnan dua set...
JAKARTA — Upacara penuh khidmat di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, menandai lahirnya 734 perwira prajurit karier anyar pada Senin (27/7). Mereka resmi menyandang pangkat letnan dua setelah melalui seleksi dan pendidikan paling ketat sepanjang tahun ini.
Panglima TNI Jenderal Agus Subianto memimpin langsung prosesi pelantikan yang dihadiri para kepala staf angkatan, pejabat tinggi Mabes, serta keluarga prajurit. Detik-detik penyematan tanda pangkat berlangsung dramatis, diiringi alunan genderang seruling dari Korps Musik TNI.
Dari total 734 perwira yang dilantik, sebanyak 312 orang berasal dari matra darat, 238 orang dari matra laut, dan 184 orang dari matra udara. Mereka merupakan lulusan terbaik dari Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), Sekolah Calon Perwira Angkatan Laut (Secapa AL), dan Sekolah Calon Perwira Angkatan Udara (Secapa AU) tahun anggaran 2026.
Profil Lulusan Terbaik Tiga Matra
Panglima TNI secara khusus memberikan penghargaan kepada tiga perwira muda yang mencatat prestasi tertinggi sepanjang pendidikan. Letnan Dua Inf Luthfi Hardiansyah meraih predikat lulusan terbaik dari AD dengan nilai akademik 97,8 dan indeks jasmani sempurna. Ia juga memecahkan rekor menembak senapan serbu dalam uji akhir.
Sementara itu, dari AL muncul Letnan Dua Laut (P) Nadya Safira, perwira korps pelaut yang memimpin simulasi operasi amfibi dengan skor evaluasi 99,1. Nadya menjadi perempuan pertama dalam lima tahun terakhir yang menduduki peringkat puncak di Secapa AL.
Dari matra udara, Letnan Dua Pnb Rizki Akbar tampil sebagai bintang. Penerbang muda ini mengantongi 215 jam terbang dan sukses menuntaskan misi navigasi jarak jauh tanpa kendala. Ia juga meraih nilai tertinggi dalam ujian teori aerodinamika lanjut.
Upacara pelantikan berlangsung dalam cuaca cerah. Para perwira baru mengucapkan Sapta Marga dengan lantang, diikuti pengambilan sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Momen penyematan brevet dan penyerahan pedang pora menjadi puncak acara yang mengundang decak kagum tamu undangan.
Pesan Tegas Panglima
Dalam amanatnya, Jenderal Agus Subianto menekankan bahwa tantangan keamanan masa depan semakin kompleks. “Anda adalah ujung tombak pertahanan negara di era perang hibrida dan ancaman siber. Jangan pernah berpuas diri. Terus asah naluri tempur, tapi jaga selalu hati nurani,” tegasnya.
Panglima juga mengingatkan agar para perwira baru menjauhi gaya hidup mewah dan menjaga kepercayaan rakyat. “Prajurit karier bukan sekadar profesi, melainkan jalan pengabdian seumur hidup. Kembalilah ke satuan masing-masing dengan semangat baru,” tambahnya di hadapan pasukan.
Usai upacara, para perwira langsung bersiap menjalani orientasi di satuan tempur di berbagai wilayah Indonesia. Sebagian di antaranya akan ditempatkan di daerah rawan konflik dan perbatasan, sesuai arahan Mabes TNI untuk memperkuat komando kewilayahan.
Dengan pelantikan ini, TNI menegaskan komitmen regenerasi perwira profesional yang siap menghadapi dinamika geopolitik kawasan. Data resmi menyebutkan bahwa angkatan 2026 ini merupakan yang terbesar dalam lima tahun terakhir, seiring peningkatan alokasi rekrutmen personel berkualitas.
Comments (0)