Destry dan Friderica Dipanggil Prabowo, Bahas Transisi BI

JAKARTA — Panggilan mendadak dari Presiden Prabowo Subianto mempertemukan dua regulator puncak penjaga stabilitas keuangan nasional di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin sore (27/7).Kehadiran di Te...

Jul 27, 2026 - 23:47
0 0
Destry dan Friderica Dipanggil Prabowo, Bahas Transisi BI

JAKARTA — Panggilan mendadak dari Presiden Prabowo Subianto mempertemukan dua regulator puncak penjaga stabilitas keuangan nasional di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin sore (27/7).

Kehadiran di Tengah Transisi

Destry Damayanti, yang baru saja mengemban mandat sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, tiba bersama Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan. Keduanya melangkah masuk ke lingkungan istana tepat pukul 16.41 WIB, hanya berselang jam setelah Perry Warjiyo secara resmi menanggalkan jabatan Gubernur BI yang telah ia pegang sejak tahun 2018.

Langkah Gubernur Senior BI tersebut mengakhiri masa bakti yang sejatinya masih tersisa hampir dua tahun. Surat pengunduran diri yang telah diterima oleh Presiden memicu rangkaian gerak cepat di lingkar kekuasaan untuk memastikan tidak ada ruang hampa yang dapat menggoyahkan kepercayaan pasar terhadap otoritas moneter Indonesia.

Tidak ada keterangan panjang yang mengalir dari kedua regulator papan atas itu saat memasuki area Istana. Namun Destry menegaskan satu kalimat kunci: roda operasi moneter dan sistem pembayaran tidak akan terguncang oleh kekosongan kursi nomor satu di Gedung Thamrin.

"Kita melakukan terus sama apa yang kita lakukan sebelumnya," tegas Destry singkat kepada awak media yang mengerubunginya.

Sinyal Koordinasi KSSK

Friderica, figur sentral di OJK yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner Plt, membuka sedikit tabir. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai agenda koordinasi untuk memetakan situasi terkini. Namun ketika pertanyaan mengarah pada apakah diskusi ini merupakan bagian dari rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan, ia memberikan isyarat kuat bahwa BI turut menjadi elemen inti pembicaraan strategis itu.

"Pasti dengan BI juga," ucap Friderica dengan nada yang menyiratkan bobot penting pertemuan sore itu.

Pernyataan itu memperkuat dugaan bahwa rapat tertutup di Istana membahas arsitektur penjagaan sektor keuangan pasca mundurnya Perry Warjiyo. KSSK sendiri merupakan forum tertinggi yang diamanatkan undang-undang, mempertemukan Menteri Keuangan, BI, OJK, dan Lembaga Penjamin Simpanan untuk mendeteksi dini serta mengantisipasi potensi krisis sistemik di sektor keuangan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana Kepresidenan mengenai kehadiran Menteri Keuangan atau pimpinan LPS dalam pertemuan yang sama. Wartawan yang berjaga di kompleks Istana pada Senin petang hanya mencatat kedatangan dua sosok perempuan yang kini memegang kendali di dua lembaga krusial tersebut.

Stabilitas di Tengah Vacuum of Power

Destry Damayanti bukanlah nama asing di pusaran kebijakan moneter. Sebelum menjabat Deputi Gubernur Senior, ia meniti karier panjang sebagai ekonom dan sempat menduduki posisi strategis di Lembaga Penjamin Simpanan. Penunjukannya sebagai pejabat sementara memberikan jaminan kontinuitas pengambilan keputusan di level tertinggi bank sentral, terutama dalam menghadapi dinamika global yang masih bergejolak.

Mekanisme internal Bank Indonesia sendiri telah teruji menghadapi masa transisi kepemimpinan. Dewan Gubernur tetap dapat mengambil keputusan kolektif melalui rapat dewan gubernur sesuai mandat undang-undang. Destry, dengan jam terbang tinggi di ruang rapat dewan gubernur, diyakini mampu menjaga suhu ruangan tetap stabil.

Langkah cepat Presiden Prabowo memanggil kedua pemimpin lembaga keuangan ini langsung ke Istana menunjukkan intensitas perhatian kepala negara terhadap persepsi pasar. Stabilitas nilai tukar rupiah dan kepercayaan investor menjadi pertaruhan yang tidak bisa ditawar-tawar, terutama di tengah skenario ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian.

Pengunduran diri Perry Warjiyo sendiri menandai akhir dari era panjang kepemimpinannya yang penuh manuver kebijakan, mulai dari kenaikan agresif suku bunga acuan hingga pembiayaan burden sharing saat pandemi. Kini, sorotan tertuju pada siapa sosok yang akan mengisi posisi permanen Gubernur BI dan bagaimana arah kebijakan moneter Indonesia bergerak ke depan di bawah kendali baru.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di sekitar Istana masih terpantau kondusif. Tidak ada pernyataan resmi tambahan yang dikeluarkan oleh pihak kepresidenan maupun kedua lembaga terkait detail hasil pertemuan yang berlangsung di balik pintu tertutup tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User