Camat Madiun Ketahuan Main Gim di Sidang Paripurna, Beralasan Lawan Kantuk
MADIUN — Seorang pejabat daerah di Kabupaten Madiun tertangkap basah memainkan gim dari gawai pribadinya saat menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Insiden ini memicu gelombang ...
MADIUN — Seorang pejabat daerah di Kabupaten Madiun tertangkap basah memainkan gim dari gawai pribadinya saat menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Insiden ini memicu gelombang kritik dari warganet dan pengamat tata kelola pemerintahan.
Camat Muksin Harjoko kedapatan asyik bermain game di tengah jalannya sidang resmi DPRD Kabupaten Madiun. Momen tersebut terekam kamera dan langsung menyebar luas di platform media sosial, memantik perdebatan soal profesionalisme aparatur sipil negara.
Kronologi Kejadian
Peristiwa memalukan itu terjadi pada Jumat, 18 Juli 2026. Muksin terlihat menunduk dan jemarinya lincah mengetuk layar ponsel saat para anggota dewan membahas agenda penting daerah. Beberapa peserta rapat yang duduk di sekitarnya mengonfirmasi bahwa suara khas permainan daring sempat terdengar pelan dari arah tempat duduk sang camat.
Sidang paripurna tersebut membahas sejumlah rancangan peraturan daerah strategis. Namun, konsentrasi Muksin justru tertuju pada gim yang ia mainkan, bukan pada materi pembahasan yang menyangkut hajat hidup warga Madiun.
Pembelaan Sang Camat
Ketika dikonfirmasi, Muksin tidak membantah perbuatannya. Ia memberikan alasan yang justru menuai lebih banyak kecaman: bermain gim disebutnya sebagai cara mengusir rasa kantuk yang menyerang saat rapat berlangsung lama. Ia mengaku tidak bermaksud melecehkan forum resmi, melainkan ingin tetap terjaga agar bisa mengikuti sesi selanjutnya.
"Kami dalami motif dan konteks kejadian ini," kata seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun yang enggan disebut namanya. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa insiden ini akan berlanjut ke ranah pemeriksaan disiplin internal.
Gelombang Kecaman Publik
Unggahan foto dan video yang beredar di internet memancing kemarahan publik. Banyak pihak menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap lembaga legislatif dan masyarakat yang telah membayar gaji para pejabat melalui pajak. Tagar #CamatMainGame sempat viral di media sosial sepanjang akhir pekan.
Pengamat kebijakan publik dari sebuah universitas di Jawa Timur menyebut insiden ini sebagai gejala buruk budaya kerja birokrasi. "Rapat paripurna adalah forum tertinggi di tingkat daerah. Kalau di sana saja main game, bagaimana kualitas pengambilan keputusan publik?" ujarnya dalam wawancara daring.
Langkah Disiplin
Belum ada pernyataan resmi dari Bupati Madiun terkait sanksi. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa Badan Kepegawaian Daerah tengah menyiapkan surat panggilan klarifikasi. Aturan disiplin Pegawai Negeri Sipil membuka peluang penjatuhan hukuman mulai dari teguran hingga penundaan kenaikan pangkat.
Kasus ini bukan yang pertama kali terjadi. Beberapa tahun lalu, seorang anggota dewan di daerah lain juga tertangkap layar bermain gim saat rapat berlangsung. Publik berharap kejadian serupa tidak berulang dan menjadi pelajaran bagi seluruh aparatur negara.
Comments (0)