Serang — Gubernur Banten Andra Soni didampingi Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meninjau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah Tangsel. Dari hasil peninjauan tersebut terungkap bahwa cakupan layanan CKG di Provinsi Banten baru mencapai 47 persen dari total sasaran program yang ditetapkan pemerintah.
Kunjungan kedua pemimpin daerah itu menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana program kesehatan nasional berjalan di lapangan. Program CKG sendiri merupakan salah satu prioritas pemerintah pusat yang bertujuan memberikan akses layanan kesehatan dasar secara gratis bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.
Kronologi Peninjauan di Tangerang Selatan
Rangkaian kegiatan peninjauan berlangsung di Tangerang Selatan dan melibatkan langsung warga serta tenaga kesehatan setempat. Berikut urutan kegiatannya:
- Gubernur Banten Andra Soni tiba di lokasi pelaksanaan CKG dan disambut Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie beserta jajaran Dinas Kesehatan setempat.
- Kedua kepala daerah meninjau alur pelayanan mulai dari pendaftaran, pemeriksaan awal oleh perawat, hingga konsultasi dengan dokter.
- Andra Soni sempat berdialog dengan sejumlah warga yang sedang mengantre pemeriksaan dan mendengarkan langsung keluhan maupun harapan mereka.
- Di akhir kunjungan, dilakukan rapat singkat untuk mengevaluasi capaian program di tingkat provinsi dan kota.
Cakupan 47 Persen Masih Perlu Didorong
Berdasarkan data yang dipaparkan saat peninjauan, cakupan CKG di Banten baru mencapai 47 persen. Angka ini dinilai masih jauh dari harapan mengingat program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak usia sekolah, ibu hamil, hingga warga lanjut usia.
Program Cek Kesehatan Gratis memberikan layanan deteksi dini berbagai penyakit, antara lain pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta skrining kesehatan lain yang disesuaikan dengan kelompok usia. Layanan ini bisa diakses masyarakat di puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama lainnya secara cuma-cuma.
Untuk memanfaatkan program ini, warga cukup mendaftar melalui aplikasi atau datang langsung ke fasilitas kesehatan. Pemerintah juga menyediakan layanan CKG khusus bagi anak sekolah, ibu hamil, dan lansia dengan jadwal pelayanan yang telah diatur masing-masing daerah.
Secara nasional, program CKG diluncurkan pemerintah sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan primer. Melalui program ini, masyarakat diharapkan rutin memeriksakan kesehatan sejak dini sehingga potensi penyakit dapat terdeteksi sebelum berkembang menjadi lebih serius dan membutuhkan biaya perawatan yang lebih besar.
"Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat program ini. Cakupan 47 persen harus terus didorong agar seluruh warga Banten bisa terlayani dengan baik," ujar Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau pelaksanaan CKG di Tangerang Selatan.
Antusiasme Warga dan Kendala di Lapangan
Warga yang hadir di lokasi peninjauan mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis ini. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memeriksakan kondisi kesehatan, terutama kelompok lanjut usia yang rentan terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi dan diabetes.
Meski demikian, sejumlah kendala masih ditemui di lapangan. Keterbatasan tenaga medis, jadwal pelayanan yang belum merata, serta minimnya sosialisasi di sebagian wilayah menjadi tantangan yang harus diatasi bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.
Strategi Percepatan Capaian
Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan sejumlah langkah untuk menggenjot cakupan CKG ke depan. Di antaranya sosialisasi yang lebih masif hingga tingkat RT/RW, penambahan jam layanan di puskesmas, serta kolaborasi dengan kader kesehatan dan tokoh masyarakat.
Target jangka pendek yang dicanangkan adalah mendorong cakupan CKG di Banten melewati angka 50 persen dalam beberapa pekan ke depan. Fokus percepatan akan diarahkan pada kabupaten dan kota yang tingkat partisipasinya masih rendah, termasuk dengan menjemput bola langsung ke permukiman warga.
Kepala Dinas Kesehatan setempat menambahkan bahwa pihaknya terus memperbarui data penerima layanan secara berkala agar angka cakupan yang dilaporkan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Pendataan yang akurat menjadi kunci dalam menentukan intervensi di wilayah-wilayah yang masih tertinggal.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat, diharapkan capaian program CKG di Banten terus meningkat hingga akhir tahun dan seluruh warga dapat mengakses layanan kesehatan secara mudah, murah, dan berkualitas.
[SOCIAL_TWEET]: Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Banten baru capai 47 persen. Gubernur Andra Soni dorong percepatan agar seluruh warga terlayani. 💙🩺[SOCIAL_TG]: 📢 Cek Kesehatan Gratis di Banten capai 47 persen! Gubernur Andra Soni bersama Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie meninjau langsung layanan CKG. Target jangka pendek: tembus 50 persen. Deteksi dini penyakit kini gratis untuk semua warga!
Comments (0)