Aug 24, 2026
Nasional

Korban Tewas Gempa NTT Capai 100 Jiwa, Kawah Kelimutu Retak

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lonjakan signifikan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilaya

Korban Tewas Gempa NTT Capai 100 Jiwa, Kawah Kelimutu Retak

JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lonjakan signifikan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga pemberitaan ini diturunkan, angka korban jiwa resmi mencapai 100 orang, meningkat tajam dari catatan awal yang sempat dilaporkan oleh pihak berwenang setempat pada hari pertama bencana.

Gempa yang mengguncang sejumlah kabupaten di NTT tersebut menimbulkan kerusakan parah pada permukiman warga, fasilitas publik, hingga infrastruktur jalan. Tim gabungan dari BNPB, TNI, Polri, Basarnas, serta relawan terus melakukan evakuasi dan pencarian korban di lokasi-lokasi yang terdampak paling berat. Kepala BNPB dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa data korban bertambah seiring masuknya laporan dari desa-desa terpencil yang sebelumnya sulit dijangkau akibat akses jalan yang terputus.

"Kami terus memutakhirkan data. Angka ini bisa saja bertambah karena proses verifikasi di lapangan masih berlangsung," ujar perwakilan BNPB kepada wartawan.

Kronologi Penambahan Korban Jiwa

Proses pendataan korban berlangsung bertahap seiring terkendalanya komunikasi dan akses menuju wilayah terdampak. Berikut kronologi penambahan korban jiwa berdasarkan data resmi BNPB:

  1. Hari pertama pascagempa, tim tanggap darurat mencatat belasan korban meninggal dunia dan puluhan warga luka-luka di beberapa kecamatan terdampak.
  2. Dua hari setelah gempa, jumlah korban meningkat setelah tim evakuasi berhasil menjangkau desa-desa di lereng dan pesisir yang terisolasi.
  3. Proses pencarian korban tertimbun reruntuhan terus dilakukan menggunakan alat berat dan anjing pelacak milik Basarnas.
  4. BNPB akhirnya mengonfirmasi angka 100 korban meninggal dunia, dengan ratusan lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di puskesmas serta rumah sakit rujukan.

Selain korban jiwa, bencana ini juga memaksa ribuan warga mengungsi ke lokasi pengungsian yang didirikan pemerintah daerah. Logistik berupa makanan, air bersih, tenda pengungsian, dan obat-obatan terus didistribusikan ke titik-titik pengungsian.

Badan Geologi Temukan Retakan di Kawah Kelimutu

Di tengah penanganan darurat, Tim Survei Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menemukan retakan sepanjang sekitar 100 meter di kawah Gunung Kelimutu pascagempa. Kelimutu yang terkenal dengan tiga danau kawah berwarna-warni ini menjadi perhatian khusus para ahli karena berada dalam kawasan yang turut merasakan getaran gempa.

"Hasil pemantauan visual dan pengukuran di lapangan menunjukkan adanya retakan baru di area kawah. Kami terus melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan," ungkap tim Badan Geologi dalam laporan awal surveinya.

Status Gunung dan Potensi Bahaya Lanjutan

Keberadaan retakan di kawah Kelimutu menjadi alarm tersendiri bagi pengelola wisata dan masyarakat sekitar. Beberapa hal yang menjadi perhatian utama tim survei antara lain:

  • Potensi longsoran material di dinding kawah yang dapat membahayakan pengunjung dan warga di bawahnya.
  • Perubahan aktivitas danau kawah yang perlu dipantau dari sisi suhu serta gas vulkanik.
  • Peningkatan kewaspadaan terhadap gempa susulan yang berpotensi memperlebar retakan.

Badan Geologi mengimbau agar pengunjung dan warga sementara waktu menjauhi area bibir kawah hingga hasil pemantauan lanjutan keluar. Pihak pengelola Taman Nasional Kelimutu juga diminta memperketat pengawasan pergerakan wisatawan di jalur pendakian menuju kawah.

Imbauan BNPB kepada Masyarakat

Dalam situasi yang masih belum sepenuhnya stabil, BNPB mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi masyarakat terdampak maupun masyarakat luas:

  • Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan tidak mudah percaya pada isu tsunami yang tidak berdasar.
  • Masyarakat diminta mengikuti arahan petugas dan BPBD setempat, serta segera melapor jika menemukan warga yang belum terdata.
  • Warga diminta tidak mendekati area kawah Kelimutu sampai status keamanan dipastikan oleh Badan Geologi.

BNPB bersama pemerintah daerah memastikan penanganan bencana akan terus berlanjut hingga masa tanggap darurat dinyatakan selesai. Proses pemulihan, perbaikan infrastruktur, dan rehabilitasi psikologis bagi korban selamat juga menjadi prioritas berikutnya. Masyarakat dapat terus memantau informasi resmi dari BNPB dan Badan Geologi agar tidak terpapar hoaks di tengah situasi darurat ini.

[SOCIAL_TWEET]: Korban tewas gempa NTT capai 100 jiwa; Badan Geologi temukan retakan 100 meter di kawah Kelimutu. Waspada gempa susulan! #GempaNTT #Kelimutu[SOCIAL_TG]: GEMPA NTT | Korban jiwa bertambah jadi 100 orang. Retakan 100 meter ditemukan di kawah Kelimutu pascagempa. Ikuti imbauan BNPB dan Badan Geologi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User