BREAKING: Walkot Bandung Muhammad Farhan Kolaps, Dilarikan ke IGD
BARU SAJA: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kolaps mendadak dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya dilaporkan drop drastis dalam hitungan menit.Insiden mengejutkan itu terjadi di Balaikota...
BARU SAJA: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kolaps mendadak dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya dilaporkan drop drastis dalam hitungan menit.
Insiden mengejutkan itu terjadi di Balaikota Bandung pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Farhan yang baru saja memulai aktivitas tiba-tiba terkulai lemas di depan stafnya.
Saksi mata menyebut Farhan sempat mengeluh pusing sebelum akhirnya kehilangan kesadaran. Ajudan pribadinya langsung memanggil tim medis internal yang sigap menangani situasi darurat.
Dalam waktu kurang dari lima menit, ambulans milik Dinas Kesehatan Kota Bandung tiba. Farhan dievakuasi dengan tandu dan langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Santo Borromeus, yang berjarak sekitar tiga kilometer dari Balaikota. Evakuasi berlangsung dramatis. Sejumlah staf tampak menangis saat melihat pimpinan mereka terbujur tak berdaya. Petugas keamanan langsung menutup akses sementara ke Balaikota.
Update Medis
Hingga berita ini diturunkan pada pukul 12.30 WIB, Farhan masih dalam penanganan intensif. Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan resmi terkait diagnosis.
Sumber internal menyebutkan bahwa wali kota sudah kembali sadar. Namun ia masih menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk elektrokardiogram (EKG) dan CT scan kepala.
Tim dokter spesialis jantung dan saraf dikerahkan untuk memastikan penyebab pasti kolapsnya Farhan. Dugaan awal mengarah pada gangguan irama jantung yang dipicu kelelahan.
Fakta Kunci
- Nama: Muhammad Farhan
- Jabatan: Wali Kota Bandung
- Waktu kejadian: Jumat, 10 Juli 2026, pukul 10.00 WIB
- Lokasi awal: Ruang kerja di Balaikota Bandung
- Gejala: Pusing mendadak, hilang kesadaran
- Rumah sakit: RS Santo Borromeus
- Kondisi terkini: Sadar, masih observasi intensif
Respons Pemerintah
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, langsung menuju rumah sakit begitu mendengar kabar. Ia memastikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan.
"Saya meminta semua pihak untuk tetap tenang. Kondisi Pak Farhan sudah stabil," ujar Yana singkat saat ditemui di depan IGD.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna, menginstruksikan penundaan seluruh agenda wali kota hingga waktu yang belum ditentukan. Ia juga meminta doa dari seluruh warga Bandung.
Kepala Bagian Humas, Firman Nugraha, membenarkan insiden ini. "Kami mohon doa dari seluruh masyarakat. Informasi resmi akan kami sampaikan segera," katanya melalui pesan singkat.
Riwayat Kesehatan
Ini bukan kali pertama Farhan mengalami masalah kesehatan saat menjabat. Sebelumnya pada awal tahun 2026, ia sempat dirawat karena hipertensi. Namun insiden kali ini terbilang lebih serius. Farhan dikenal sebagai wali kota yang energik. Dalam seminggu terakhir, ia menghadiri lebih dari 15 acara, termasuk kunjungan kerja ke luar kota. Kelelahan diduga menjadi pemicu utama.
Reaksi Publik
Kabar ini sontak menjadi perhatian warganet. Tagar #DoaUntukFarhan langsung menggema di media sosial. Banyak pihak yang mendoakan kesembuhan orang nomor satu di Kota Bandung itu.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan simpatinya. "Saya berharap Pak Farhan segera pulih dan kembali beraktivitas," tulisnya di akun resmi Instagram.
Langkah Selanjutnya
Pihak keluarga memohon privasi. Sementara itu, tim Sekretariat Daerah berkoordinasi dengan rumah sakit untuk memberikan informasi berkala. Konferensi pers dijadwalkan sore ini jika kondisi Farhan memungkinkan.
Comments (0)