Breaking: Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Sekolah Rakyat Sragen, Fokus Pendidikan Prasejahtera
SRAGEN – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo baru saja mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi di Kabupaten Sragen. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperluas akses...
SRAGEN – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo baru saja mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi di Kabupaten Sragen. Kunjungan ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dody menegaskan, program SR dirancang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas.
Kunjungan mendadak ini dilakukan pada Senin pagi (15/7) tanpa pemberitahuan sebelumnya, menunjukkan keseriusan menteri memantau langsung kondisi di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri PU melihat langsung aktivitas belajar mengajar serta fasilitas penunjang yang tersedia. Ia berbincang dengan para siswa, guru, dan pengelola sekolah. Dody mengajak seluruh siswa memanfaatkan sarana yang ada demi meraih masa depan lebih cerah.
Fasilitas Modern dan Terpadu
Sekolah Rakyat di Sragen dilengkapi ruang kelas ber-AC, laboratorium komputer, perpustakaan digital, serta area olahraga. Konsep terintegrasi memungkinkan siswa mendapatkan pembelajaran akademik sekaligus keterampilan vokasi. Menurut data yang diperoleh, SR ini menjadi percontohan bagi daerah lain.
Dody menyatakan, pembangunan infrastruktur pendidikan harus sejalan dengan kualitas pengajaran. “Kami tidak hanya membangun gedung, tetapi juga memastikan anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan aman,” ujarnya.
Sasaran Keluarga Prasejahtera
Program Sekolah Rakyat secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera yang selama ini terhambat biaya. Dengan skema gratis, pemerintah berharap angka putus sekolah menurun drastis. Data Kementerian PU menunjukkan sekitar 1.200 siswa akan tertampung dalam tahap awal di Sragen.
- Target: 1.200 siswa tahap pertama
- Sasaran: keluarga prasejahtera di wilayah Sragen dan sekitarnya
- Kurikulum: akademik plus vokasi
Bupati Sragen, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya daerahnya sebagai lokasi percontohan. “Kami siap mendukung penuh agar program ini berjalan lancar dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.
Langkah Nyata Pemerintah
Kunjungan ini merupakan bagian dari 100 hari kerja kabinet. Pemerintah menargetkan pembangunan 50 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia hingga akhir tahun. Dody menegaskan, Kementerian PU siap mendukung penuh penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Anak-anak ini aset bangsa. Jika mereka tidak mendapat akses, kita semua yang rugi,” tegasnya di hadapan awak media.
Ke depan, Kementerian PU berencana mereplikasi model SR Terintegrasi di 10 kabupaten lain. Setiap sekolah akan disesuaikan dengan potensi lokal, seperti pertanian, kelautan, atau teknologi informasi.
Pantauan di lapangan, antusiasme siswa sangat tinggi. Sejumlah siswa mengaku senang dengan fasilitas baru yang jauh lebih baik dari sekolah sebelumnya. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul dari kalangan kurang mampu.
Comments (0)