BARU SAJA – Warga Babakan Ciparay, Kota Bandung, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan yang terbungkus rapi dalam kardus, Senin pagi. Polisi menduga kuat ini adalah kasus pembunuhan dan langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Kronologi Penemuan
Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung sekitar pukul 06.30 WIB di pinggir Jalan Raya Babakan Ciparay. Saksi melihat kardus mencurigakan dengan bau menyengat. Saat dibuka, ia menemukan jasad perempuan dalam kondisi terbungkus kain dan lakban.
- Lokasi: Jalan Raya Babakan Ciparay, Gang Sawo, RT 03 RW 07, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay.
- Korban: Perempuan, diperkirakan usia 25-30 tahun, rambut hitam panjang, mengenakan kaos merah dan celana jeans biru.
- Kondisi: Mayat sudah kaku, terdapat luka lebam di leher dan pergelangan tangan.
Warga langsung melaporkan ke Polsek Babakan Ciparay. Tim Inafis Polrestabes Bandung tiba di lokasi pukul 07.15 WIT dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dugaan Pembunuhan
Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Andi Suryana, mengonfirmasi bahwa pihaknya menangani kasus ini sebagai dugaan pembunuhan. “Dari ciri-ciri, korban diduga meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan. Ada bekas kekerasan fisik,” ujarnya di lokasi.
Polisi belum bisa memastikan identitas korban. Tidak ditemukan dokumen atau barang pribadi di sekitar TKP. “Kami sedang mencari saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi,” tambah Kompol Andi.
Evakuasi mayat dilakukan pukul 08.30 WIT. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandung untuk autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Fakta Kunci dari TKP
- Kardus berukuran 60x40x30 cm, tanpa merek, dilakban rapat di semua sisi.
- Kain pembungkus korban berupa sprei motif bunga, diduga dari tempat tidur.
- Lakban yang digunakan adalah lakban coklat biasa, mudah ditemukan di toko.
- Tidak ada bercak darah di luar kardus, menandakan mayat dibungkus di lokasi lain.
- Lokasi penemuan relatif sepi, dekat dengan saluran air dan lahan kosong.
Perkembangan Penyelidikan
Hingga siang ini, polisi telah memeriksa 5 orang saksi, termasuk pemulung dan warga sekitar. Tim Resmob Polrestabes Bandung juga diterjunkan untuk memburu pelaku. “Kami masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian. Namun, dari luka di leher, kuat dugaan korban dicekik,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Deni Hidayat.
Polisi juga mengimbau warga yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut untuk melapor ke Polsek Babakan Ciparay. “Kami buka hotline 24 jam di nomor 0812-xxxx-xxxx,” kata Kompol Andi.
Kasus ini menjadi perhatian publik Bandung. Warga sekitar mengaku resah dan meminta polisi mengungkap pelaku secepatnya. “Kami takut, apalagi ini di pinggir jalan. Semoga pelaku cepat ditangkap,” ujar Yanti, warga setempat.
Update Terbaru
BREAKING – Pukul 13.30 WIT, polisi mengamankan selembar nota pembelian kardus di TKP. Nota tersebut berasal dari toko alat tulis di kawasan Kiaracondong. Tim penyidik kini tengah menelusuri pemilik toko dan kemungkinan pembeli. “Ini petunjuk awal yang penting,” kata AKBP Deni.
Selain itu, polisi juga menemukan sidik jari di lakban kardus. Sidik jari tersebut sedang dicocokkan dengan database kepolisian. “Kami optimis pelaku bisa diidentifikasi dalam 1x24 jam,” tegasnya.
Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini. Pantau terus Beritatercepat untuk informasi terkini.
Comments (0)