Monday, 24 August 2026 | 17:32 WIB

BREAKING: DPRD Gowa Makzulkan Bupati Husniah, Berkas Dibawa ke MA

BARU SAJA DPRD Gowa menggulingkan Bupati Husniah melalui putusan pemakzulan usai proses pansus hak angket tuntas.Keputusan keras itu disetor langsung ke Mahkamah Agung dan Kementerian Dalam Negeri MEN...

Aug 14, 2026 - 06:26
0 0
BREAKING: DPRD Gowa Makzulkan Bupati Husniah, Berkas Dibawa ke MA

BARU SAJA DPRD Gowa menggulingkan Bupati Husniah melalui putusan pemakzulan usai proses pansus hak angket tuntas.

Keputusan keras itu disetor langsung ke Mahkamah Agung dan Kementerian Dalam Negeri MENIT LALU.

KONFIRMASI ini membuka babak baru krisis politik di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Proses Pemakzulan Berjalan Cepat

Pansus hak angket rampung menggelar investigasi mendalam terhadap kinerja dan administrasi pemerintahan Husniah.

Temuan pansus kemudian dijadikan amunisi utama dalam rapat paripurna istimewa DPRD.

Mayoritas anggota dewan menyetujui usulan pemakzulan tanpa kompromi.

Suara lantung itu menandai berakhirnya masa jabatan Husniah secara de facto.

DPRD bertindak tegas meski tekanan politik dari berbagai kubu sempat mengemuka.

Proses voting berlangsung cepat dan tak terbuka untuk negosiasi terakhir.

Hasil paripurna itu kini menjadi dokumen sah yang mengikat secara prosedural.

Berkas ke MA dan Kemendagri

Dokumen hasil keputusan paripurna kini sudah berada di meja Mahkamah Agung.

Institusi tertinggi peradilan itu bakal meninjau legalitas formal proses pemakzulan.

Secara paralel, Kemendagri menerima salinan untuk penyiapan skenario administratif pasca-keputusan.

Kedua lembaga ini menjadi penentu nasib akhir kepemimpinan Husniah dalam hitungan hari mendatang.

MA wajib memastikan setiap tahapan hak angket sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kemendagri menunggu lampu hijau peradilan sebelum menerbitkan instruksi resmi pelantikan penjabat.

Jalur birokrasi ini tidak bisa dilewati meski desakan publik semakin keras.

Dampak dan Reaksi

Situasi di Gowa kini masuk kondisi siaga politik usai keputusan maut dijatuhkan.

Sejumlah pendukung dikabarkan mulai berkumpul di sekitar gedung pemerintahan.

Aparat keamanan dikerahkan mengantisipasi eskalasi kericuhan dari para pihak yang terpukul.

Belum ada pernyataan resmi dari kubu Husniah terkait perkembangan terbaru ini.

Media sosial memanas dengan narasi pro dan kontra sejak UPDATE beredar.

Beberapa saksi mata melaporkan adanya mobil komando yang berkeliling di pusat kota.

Tim gabungan polisi dan TNI ditempatkan di titik-titik rawan keramaian.

Mekanisme Hukum yang Berlaku

UU tentang Pemerintahan Daerah mengatur mekanisme pemakzulan kepala daerah secara tegas.

DPRD berwenang mengajukan hak angket jika ditemukan pelanggaran berat oleh bupati.

Hasil angket yang disetujui paripurna wajib dilanjutkan ke MA untuk verifikasi konstitusional.

Kemendagri kemudian menindaklanjuti dengan penetapan status pelaksana tugas atau penjabat.

Putusan DPRD bukan titik akhir melainkan pintu masuk pengujian hukum nasional.

Husniah masih memiliki ruang hukum meski peluangnya sangat sempit.

Sejarah mencatat banyak bupati gugur di tangan MA setelah DPRD menggelar hak angket.

Langkah Selanjutnya

  • MA wajib memeriksa kelengkapan administrasi dan substansi hak angket DPRD Gowa.
  • Kemendagri menyiapkan skenario pelaksana harian bila MA menguatkan putusan pemakzulan.
  • Pemprov Sulsel dan DPRD Gowa masuk mode koordinasi intensif mengantisipasi kekosongan kekuasaan.
  • Masyarakat Gowa diimbau tenang dan tidak terpancing provokasi dari pihak manapun.
  • Pemkot makin memperketat akses masuk gedung DPRD dan kantor bupati.
  • Parpol pengusung Husniah dikabarkan mengadakan rapat darurat malam ini juga.

UPDATE: Proses ini menjadi preseden tegas penegakan checks and balances di tingkat kabupaten.

Nasib Husniah kini berada di ujung tanduk menunggu legitimasi final dari Jakarta.

Semua pihak menahan napas menyaksikan apakah kekuasaan lokal ini benar-benar berpindah tangan.

Keputusan DPRD Gowa telah menciptakan gelombang besar dalam politik Sulawesi Selatan.

Rakyat Gowa pantau ketat setiap pergerakan di gedung parlemen dan istana hukum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User