Monday, 24 August 2026 | 11:54 WIB

BREAKING: Badai Hujan Hantam Medan, 167 Rumah Warga Rusak

BREAKING — Hujan deras dan angin kencang menerjang Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (18/8) lalu. Dampaknya masih terasa hingga kini: sebanyak 167 rumah warga dilaporkan rusak.Badan Penanggula...

Aug 22, 2026 - 01:52
0 0
BREAKING: Badai Hujan Hantam Medan, 167 Rumah Warga Rusak

BREAKING — Hujan deras dan angin kencang menerjang Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (18/8) lalu. Dampaknya masih terasa hingga kini: sebanyak 167 rumah warga dilaporkan rusak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan terus merampungkan pendataan di lapangan. Angka kerusakan itu diumumkan langsung oleh Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, Jumat (21/8).

Ia menyampaikan data tersebut di posko bencana yang didirikan untuk menangani warga terdampak. Pendataan, menurutnya, masih terus diperbarui seiring laporan yang masuk.

Hujan Badai dan Kerusakan yang Meluas

Badai yang datang disertai angin kencang itu tidak hanya merusak rumah warga. Sejumlah sekolah di kawasan terdampak juga ikut mengalami kerusakan akibat terjangan angin.

Sejumlah ruang kelas ikut rusak karena atapnya diterjang angin. Kegiatan belajar mengajar pun sempat terganggu di beberapa sekolah.

Warga mengaku tidak menduga angin kencang datang secepat itu. Banyak di antara mereka sempat kesulitan melindungi harta benda saat badai melanda.

Tim gabungan langsung bergerak setelah kejadian. Mereka melakukan evakuasi dan pendataan awal untuk memetakan skala kerusakan di seluruh Kota Medan.

Medan Johor Jadi Wilayah Terparah

Kecamatan Medan Johor tercatat sebagai wilayah dengan kerusakan terberat. Mayoritas rumah yang rusak berada di kawasan tersebut.

Tingkat kerusakan tiap rumah tidak sama. Berdasarkan pendataan, kerusakan bervariasi mulai dari 5 persen hingga 30 persen.

Perbedaan itu membuat penanganan berjalan bertahap. Bantuan disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kerusakan masing-masing rumah warga.

Petugas lapangan terus berkoordinasi dengan warga di Medan Johor. Pendataan dilakukan dari rumah ke rumah agar tidak ada korban yang terlewat.

93 Rumah Telah Diperbaiki

BPBD bersama pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan ke warga terdampak. Hingga Jumat (21/8), sebanyak 93 rumah telah diperbaiki.

Perbaikan difokuskan pada pemulihan atap rumah yang rusak diterjang angin. Material bangunan disuplai untuk mempercepat proses pembangunan kembali.

Masih ada 74 rumah yang belum terjangkau bantuan. Yunita memastikan rumah-rumah tersebut akan menyusul mendapatkan penanganan.

Ia berjanji bantuan akan terus digulirkan selama persediaan masih mencukupi. Warga yang tengah tertimpa musibah, kata dia, tetap menjadi prioritas.

Bantuan Sembako hingga Material Bangunan

Bantuan yang disalurkan beragam, mulai dari sembako, material bangunan, hingga selimut. Kebutuhan pokok warga menjadi perhatian utama pada masa tanggap darurat.

Selain itu, pembangunan atap seng juga menyasar rumah yang mengalami kerusakan berat. Proses ini dikerjakan secara bertahap oleh tim di lapangan.

Penanganan bencana ini kini memasuki tahap pemulihan. Sebagian warga bahkan telah lebih dulu memperbaiki rumahnya secara mandiri sebelum bantuan tiba.

Penyaluran bantuan berjalan bergilir mengikuti daftar pendataan. Rumah dengan kerusakan paling parah mendapat prioritas pertama.

Distribusi bantuan melibatkan Camat Medan Johor, Bachtiar. Perangkat kecamatan turut mengawal agar bantuan tepat sasaran dan menjangkau seluruh warga terdampak.

Posko Bencana dan Perkembangan Terkini

Pemerintah mendirikan posko bencana sebagai pusat koordinasi penanganan. Warga dapat melapor serta memperoleh informasi bantuan di lokasi tersebut.

Petugas memverifikasi langsung setiap laporan kerusakan. Data yang masuk menjadi dasar penyaluran bantuan tahap berikutnya.

Petugas siaga di posko setiap hari selama penanganan berlangsung. Warga dapat langsung bertanya tentang jadwal bantuan kepada petugas yang berjaga.

Yunita memastikan seluruh proses berjalan transparan. Camat Medan Johor disebut terus mendampingi pelaksanaan pembagian bantuan kepada warga.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi hujan deras dan angin kencang susulan.

BPBD Kota Medan akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi di lapangan. Bila muncul laporan kerusakan baru, tim siap diturunkan segera.

Warga terdampak diminta tetap tenang dan mengutamakan keselamatan. Laporan kebutuhan bantuan dapat disampaikan melalui aparat kelurahan maupun posko terdekat.

Peran serta warga dan tokoh masyarakat dinilai penting dalam mempercepat pemulihan. Gotong royong di lokasi terdampak menjadi kekuatan utama menghadapi musibah ini.

Proses pemulihan diperkirakan berlangsung bertahap. Pemerintah berkomitmen mendampingi warga hingga seluruh rumah yang rusak kembali layak huni.

Perkembangan penanganan akan terus diperbarui. Data resmi tetap mengacu pada pendataan BPBD Kota Medan yang berjalan hingga saat ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User