Monday, 24 August 2026 | 13:23 WIB

Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalteng

BARU SAJA — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Langkah itu diambil setelah kabut asap tebal menyelimuti sejumlah kabupa...

Aug 24, 2026 - 10:10
0 0
Prabowo Turun Langsung Pimpin Penanganan Karhutla di Kalteng

BARU SAJA — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Langkah itu diambil setelah kabut asap tebal menyelimuti sejumlah kabupaten dalam beberapa hari terakhir.

Presiden memastikan seluruh instrumen negara dikerahkan untuk memadamkan api. Pasukan darat, pesawat water bombing, hingga teknologi modifikasi cuaca disiagakan secara serentak.

Fakta Kunci

  • BREAKING: Presiden Prabowo memimpin langsung operasi penanganan karhutla Kalteng
  • KONFIRMASI: pemadaman melibatkan TNI, Polri, BNPB, dan regu Manggala Agni
  • SIAGA: status darurat karhutla dinaikkan di daerah terdampak
  • EVAKUASI: warga rentan diprioritaskan untuk dipindahkan ke tempat aman
  • UPDATE: hujan buatan dijadwalkan menyusul operasi udara dan darat

Perintah Presiden

Dalam rapat koordinasi itu, Presiden menekankan satu hal. Api harus padam, bukan sekadar dikendalikan. Setiap jajaran diminta bergerak cepat dan melaporkan perkembangan setiap hari.

Presiden juga meminta data titik panas diverifikasi ulang. Akurasi data menentukan arah penerbangan water bombing dan penyebaran pasukan darat.

Instruksi itu disampaikan di hadapan pejabat daerah dan pimpinan instansi terkait. Semua pihak diminta menghilangkan sekat birokrasi dalam operasi ini.

Upaya Pemadaman

Operasi pemadaman berjalan dari dua jalur sekaligus. Jalur udara memakai helikopter dan pesawat untuk water bombing. Jalur darat mengerahkan regu Manggala Agni, TNI, dan Polri untuk membuat sekat bakar.

Menit lalu, satu pesawat water bombing dikonfirmasi kembali terbang menuju titik panas terbesar. Penerbangan dilakukan sejak pagi dan berulang sepanjang hari. Air diambil dari sungai terdekat lalu dijatuhkan ke lokasi api.

Teknologi modifikasi cuaca juga disiapkan. Pesawat khusus akan menyebar garam ke awan agar hujan buatan turun di wilayah yang terbakar.

Tim darat bekerja memecah lahan gambut yang masih mengeluarkan asap. Pemadaman gambut memakan waktu lebih lama karena api menjalar di lapisan dalam tanah.

Dampak dan Evakuasi

Kabut asap dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah. Jarak pandang menurun drastis di beberapa titik. Sekolah di daerah terdampak terpaksa diliburkan demi keselamatan siswa.

Ratusan warga mulai dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Warga lanjut usia, anak-anak, dan penderita gangguan pernapasan menjadi prioritas utama.

Saksi mata di lapangan menggambarkan langit yang menguning dan bau asap yang menyengat. Sebagian warga memilih tetap di rumah dan menutup rapat jendela.

Dinas kesehatan setempat menyalurkan masker ke titik pengungsian. Posko kesehatan darurat didirikan untuk menangani iritasi mata dan gangguan saluran pernapasan.

Kualitas udara di beberapa titik masuk kategori tidak sehat. Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Siaga Darurat

Status siaga darurat karhutla dinaikkan di daerah dengan titik api terbanyak. Kenaikan status itu mempermudah mobilisasi anggaran, peralatan, dan personel.

BNPB dan pemerintah provinsi menyusun peta sebaran asap. Peta itu menjadi acuan evakuasi dan pembagian masker.

Pos komando lapangan dibuka di titik strategis. Seluruh laporan dari bawah langsung diteruskan ke pusat setiap beberapa jam sekali.

Perkembangan Terkini

Perkembangan terkini menunjukkan sejumlah titik api mulai menyusut. Namun, potensi api baru tetap ada karena lahan gambut masih panas di bawah permukaan.

Tim darat terus memantau titik panas bawah tanah. Penyemprotan air di permukaan saja tidak cukup untuk memadamkan gambut.

Presiden menegaskan penanganan tidak berhenti di pemadaman. Langkah berikutnya adalah pemulihan lahan pascakebakaran dan penguatan pencegahan.

Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pelanggaran akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Operasi bersama akan terus berjalan sampai seluruh titik api benar-benar padam. Pemerintah menjamin perkembangan disampaikan secara transparan kepada publik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Reporter Bencana. Spesialisasi mitigasi bencana dan tanggap darurat.

Comments (0)

User