BPS Apresiasi Komitmen Bali Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
BREAKING: Badan Pusat Statistik (BPS) meneguhkan sinergi strategis dengan Pemerintah Provinsi Bali — langkah krusial jelang Sensus Ekonomi 2026.Dukungan Penuh Pemprov Bali DikonfirmasiApresiasi ting...
BREAKING: Badan Pusat Statistik (BPS) meneguhkan sinergi strategis dengan Pemerintah Provinsi Bali — langkah krusial jelang Sensus Ekonomi 2026.
Dukungan Penuh Pemprov Bali Dikonfirmasi
Apresiasi tinggi disampaikan langsung oleh BPS, dikonfirmasi dalam pertemuan koordinasi tertutup yang berlangsung hari ini. Pemprov Bali dinilai siaga penuh menghadapi pendataan ekonomi berskala nasional ini. “Kami melihat perkembangan sangat positif di lapangan,” ujar perwakilan BPS dalam keterangan resmi.
Komitmen ini menjadi fondasi utama mengingat Bali sebagai barometer ekonomi kreatif dan pariwisata nasional. Data akurat dari sensus akan memetakan daya tahan sektor informal yang mendominasi Pulau Dewata. Tim BPS dan Pemprov Bali kini dalam fase akhir pemetaan wilayah administratif.
Fakta Kunci Komitmen Baru
- Pemprov Bali siapkan 2.000 petugas sensus siaga penuh — proses rekrutmen dipercepat.
- Sensus Ekonomi 2026 mencakup 17 kategori lapangan usaha — UMKM menjadi prioritas utama.
- Pilot project verifikasi data dimulai di Denpasar dan Badung bulan depan.
- Angka partisipasi diproyeksikan tembus 95% berkat sosialisasi masif oleh desa adat.
Sumber di lingkungan BPS menyatakan bahwa model kolaborasi Bali akan menjadi blueprint untuk provinsi lain. Keterlibatan desa adat sebagai jembatan ke pelaku usaha mikro dinilai sebagai terobosan brilian. Dukungan penuh ini direncanakan akan tertuang dalam Peraturan Gubernur yang tengah difinalisasi.
“Ini operasi besar. Koordinasi tanpa cela adalah kunci,” tegas pejabat BPS yang enggan disebut identitasnya. Tahap listing bangunan dan usaha sudah digelar secara terbatas. Satuan tugas khusus akan memastikan nol celah pada usaha tak-terdaftar. Langkah ini diharap menangkap potret ekonomi Bali yang sesungguhnya — dari warung kecil di gang sempit sampai resor mewah di Nusa Dua.
Kondisi darurat ekonomi pascapandemi membuat data terkini begitu mendesak. Bali, yang PDRB-nya sempat terpukul dalam, butuh pijakan statistik solid untuk mengarahkan investasi dan stimulus. Sensus ini adalah jawaban atas kebutuhan mendesak tersebut. Tim BPS dan jajaran Pemprov Bali kini bekerja dalam tekanan tinggi demi target waktu yang dicanangkan.
Berita ini masih dalam perkembangan. Pantau terus Beritatercepat — portal “Detik Ini Juga” — untuk update eksklusif selanjutnya.
Comments (0)