Beritatercepat.com, Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga di kawasan Enang-Enang, Aceh, yang telah bergotong-royong memperbaiki ruas jalan rusak parah akibat terjangan banjir dan tanah longsor pada akhir November tahun lalu. Inisiatif swadaya yang digerakkan oleh tokoh masyarakat setempat, Syahrial, dinilai menjadi contoh nyata ketangguhan sosial dalam menghadapi bencana.

Peristiwa alam yang terjadi pada minggu terakhir November 2025 itu mengakibatkan amblasnya badan jalan dan putusnya akses darat di sejumlah titik di wilaya

Jul 08, 2026 - 01:08
0 0
Beritatercepat.com, Aceh  – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga di kawasan Enang-Enang, Aceh, yang telah bergotong-royong memperbaiki ruas jalan rusak parah akibat terjangan banjir dan tanah longsor pada akhir November tahun lalu. Inisiatif swadaya yang digerakkan oleh tokoh masyarakat setempat, Syahrial, dinilai menjadi contoh nyata ketangguhan sosial dalam menghadapi bencana.

Peristiwa alam yang terjadi pada minggu terakhir November 2025 itu mengakibatkan amblasnya badan jalan dan putusnya akses darat di sejumlah titik di wilayah Enang-Enang. Longsor menimbun material tanah, batu, dan lumpur, sementara banjir menggerus fondasi jalan hingga tidak bisa dilalui kendaraan. Aktivitas ekonomi dan mobilitas warga lumpuh. Keterbatasan akses membuat bantuan dari luar sulit menjangkau lokasi, sehingga warga harus mengambil langkah cepat secara mandiri.

Tokoh masyarakat Syahrial bersama puluhan warga lain menggerakkan pengumpulan dana sukarela dan tenaga untuk menimbun kembali jalan yang ambles, mengeruk material longsor, serta memasang bronjong darurat agar badan jalan bisa kembali berfungsi. Pekerjaan yang memakan waktu lebih dari dua pekan itu dilakukan tanpa menunggu uluran tangan pemerintah, semata-mata demi memulihkan konektivitas antardesa dan distribusi kebutuhan pokok. Mendagri Tito, yang melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada awal tahun, menyempatkan diri meninjau langsung jalan hasil swadaya tersebut dan berdialog dengan warga.

Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat

Dalam tinjauannya, Tito tak hanya memuji semangat gotong-royong warga, tetapi juga membawa kabar baik: pemerintah pusat akan memperkuat Jembatan Enang-Enang yang menjadi tulang punggung akses di kawasan itu. Jembatan tersebut ikut terkena dampak indirect dari luapan air dan pergeseran tanah, meski secara struktur masih bisa dilewati. Pemerintah berencana memperkuat fondasi jembatan, memperlebar bentang, dan memasang sistem drainase yang lebih baik agar tahan terhadap bencana serupa di masa mendatang.

"Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga di bawah koordinasi Pak Syahrial. Ini bukti bahwa masyarakat kita memiliki daya juang tinggi. Pemerintah pusat akan segera memperkuat jembatan Enang-Enang agar akses ini aman dan tahan terhadap bencana di masa depan. Koordinasi dengan Kementerian PU dan Pemerintah Aceh sudah berjalan," ujar Tito di sela kunjungannya.

Rencana penguatan jembatan itu disambut haru oleh warga. Syahrial, mewakili warga, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Mendagri dan berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan agar warga tidak lagi bergantung pada jalan darurat yang sewaktu-waktu bisa rusak kembali. "Kami hanya ingin akses yang layak, agar anak-anak bisa sekolah dan hasil tani bisa diangkut ke pasar. Janji penguatan jembatan ini sangat berarti," katanya.

Jalan dan jembatan Enang-Enang merupakan jalur vital yang menghubungkan beberapa gampong di pedalaman Aceh dengan pusat kecamatan. Selama ini, jika cuaca ekstrem melanda, akses hampir selalu terputus. Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh telah memetakan kawasan itu sebagai salah satu zona rawan longsor, sehingga penguatan infrastruktur jangka panjang menjadi prioritas.

Sejumlah pejabat Kementerian Pekerjaan Umum disebut akan segera melakukan survei teknis menyusul arahan Mendagri. Proyek penguatan Jembatan Enang-Enang ditargetkan masuk dalam program pemulihan pascabencana tahun berjalan, dengan skema pendanaan yang melibatkan APBN dan APBA. Warga berharap, semangat swadaya yang telah mereka tunjukkan bisa menjadi pengingat bagi pemangku kebijakan agar percepatan pemulihan tidak berhenti pada janji semata.

Kontributor Beritatercepat.com di Aceh melaporkan perkembangan ini. Redaksi akan terus memantau realisasi rencana penguatan jembatan Enang-Enang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User