Bentrokan Menteng Memaksa Sekolah Terdekat Terapkan PJJ

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Satu institusi pendidikan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, terpaksa menghentikan kegiatan belajar tatap muka dan beralih ke pembelajaran jarak jauh pascabentrokan antarwa...

Jul 28, 2026 - 04:39
0 0
Bentrokan Menteng Memaksa Sekolah Terdekat Terapkan PJJ

JAKARTA, DETIK INI JUGA — Satu institusi pendidikan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, terpaksa menghentikan kegiatan belajar tatap muka dan beralih ke pembelajaran jarak jauh pascabentrokan antarwarga yang meletup di sekitar lokasi. Langkah darurat ini diambil demi keselamatan peserta didik dan tenaga pengajar.

Kronologi dan Pemicu Bentrokan

Bentrokan terjadi pada siang hari di salah satu ruas jalan strategis Menteng, melibatkan dua kelompok warga yang berselisih. Meski belum ada keterangan resmi terkait pemicu awal, saksi mata melaporkan ketegangan bermula dari hari sebelumnya dan memuncak ketika massa saling lempar batu serta membakar benda di jalan. Petugas keamanan yang tiba di lokasi langsung membubarkan massa dan menutup akses jalan utama untuk mencegah eskalasi.

Respons Cepat Sekolah: Prioritas Keselamatan

Mendapat informasi eskalasi hanya beberapa menit lalu, kepala sekolah langsung menginstruksikan pemulangan lebih awal dan mengaktifkan protokol darurat. “Kami tidak mau ambil risiko. Begitu situasi tidak kondusif, kami langsung mengumumkan transisi penuh ke PJJ sampai kondisi benar-benar pulih,” ujar sumber internal sekolah. Aktivitas belajar-mengajar hari itu dihentikan, dan aplikasi konferensi video serta platform tugas daring disiapkan dalam hitungan jam.

Gangguan Lalu Lintas dan Evakuasi

Akses menuju sekolah terganggu parah. Pengalihan arus oleh kepolisian membuat kendaraan roda empat dan angkutan umum tak bisa melintas. Sejumlah siswa yang belum dijemput dievakuasi melalui pintu belakang sekolah yang terhubung ke permukiman. Para guru memastikan setiap anak didampingi hingga orang tua atau wali menjemput langsung. Siaga darurat diberlakukan hingga pukul 17.00 WIB.

Dampak Psikologis dan Dukungan Konseling

Pihak sekolah mengakui sejumlah siswa, terutama usia dini, menunjukkan tanda cemas dan menangis setelah mendengar suara bentrokan dari luar. Tim konseling segera diterjunkan secara virtual untuk mendampingi murid dan orang tua. “Kami berikan sesi menenangkan melalui video call, agar anak-anak tidak terbawa trauma,” jelas salah satu konselor. Orang tua juga diedukasi untuk membatasi paparan informasi yang bisa memicu ketakutan tambahan.

Penanganan Polisi dan Status Kamtibmas

Kepolisian Resort Jakarta Pusat menerjunkan dua kompi personel untuk mengamankan perimeter. Mereka melakukan penyisiran dan menyatakan lokasi sudah steril per pukul 18.30 WIB. Meski demikian, status siaga satu masih dipertahankan. Polisi mengimbau agar warga tetap waspada dan tidak menyebarkan video provokatif yang memperkeruh suasana.

Pembelajaran Jarak Jauh Diperpanjang

Kepala sekolah menegaskan PJJ akan berlangsung minimal tiga hari kerja ke depan. Evaluasi akan dilakukan setiap 24 jam berdasarkan laporan keamanan dari polsek setempat. Modul digital sudah diunggah, dan guru mata pelajaran wajib menyelenggarakan live teaching sesuai jadwal normal. Tugas berbasis proyek diperbanyak untuk menjaga keterlibatan siswa selama masa krisis.

Respons Masyarakat dan Pemantauan Berkelanjutan

Warga sekitar turut membantu pengamanan dengan memblokade akses gang-gang kecil yang menuju sekolah. Posko sukarelawan didirikan di balai RW untuk memantau situasi secara bergilir. “Kami tidak ingin sekolah menjadi korban amuk massa. Ini barang sensitif, anak-anak kami di dalamnya,” tegas ketua RT setempat. Hingga berita ini diturunkan, situasi di Menteng berangsur kondusif namun personel keamanan masih siaga penuh. Masyarakat berharap mediasi segera digelar agar konflik tidak berlarut dan aktivitas pendidikan kembali normal tanpa hambatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User