Bentrok Warga Menteng: Sekolah Berlakukan PJJ

BREAKING NEWS — Sebuah satuan pendidikan di Menteng, Jakarta Pusat, mendadak memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah bentrokan antarwarga pecah hanya beberapa ratus meter dari gerbang se...

Jul 27, 2026 - 23:30
0 0
Bentrok Warga Menteng: Sekolah Berlakukan PJJ

BREAKING NEWS — Sebuah satuan pendidikan di Menteng, Jakarta Pusat, mendadak memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah bentrokan antarwarga pecah hanya beberapa ratus meter dari gerbang sekolah. Keputusan darurat ini diambil pukul 09.15 WIB, kurang dari satu jam setelah polisi menerima laporan pertama.

Bentrokan yang melibatkan dua kelompok warga di sekitar Jalan Cikini Raya mulai memanas sejak pukul 08.30 WIB. Saksi mata, Rudi (45), mengatakan puluhan orang saling lempar batu dan membakar ban bekas. “Suasana sangat ricuh. Saya langsung menjauh,” ujarnya. Aparat dari Polsek Menteng dan Polres Metro Jakarta Pusat segera turun tangan dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Sekolah Siaga Darurat

Pihak sekolah yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi bentrokan langsung mengaktifkan protokol darurat. Seluruh 412 siswa dan 35 guru diinstruksikan untuk tidak datang ke sekolah. Pembelajaran tatap muka diganti sepenuhnya dengan modul daring melalui platform sekolah. Tak hanya PJJ, seluruh kegiatan ekstrakurikuler dan ujian susulan juga ditunda tanpa batas waktu. “Kami tidak akan pertaruhkan keselamatan siswa. Begitu ada informasi dari kepolisian bahwa situasi tidak kondusif, kami langsung alihkan ke PJJ,” tegas Kepala Sekolah yang minta identitasnya dirahasiakan.

  • 412 siswa dari tingkat PAUD hingga SMP terdampak.
  • PJJ berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut, minimal H+2.
  • Sekolah menyiapkan konseling daring bagi siswa yang trauma.
  • Orang tua diminta tidak mendekati lokasi kerusuhan.
  • Guru mengirimkan tugas melalui Google Classroom setiap pukul 08.00 WIB.

Kronologi dan Pemicu

Menurut keterangan polisi, bentrokan dipicu oleh sengketa lahan parkir yang telah berlangsung dua pekan terakhir. Kedua kelompok sempat melakukan mediasi namun gagal. Pagi ini, ketegangan meledak saat salah satu pihak mencoba memasang portal. Kapolsek Menteng, Kompol Andi, membenarkan bahwa situasi sudah terkendali namun pihaknya tetap siaga penuh. Hingga pukul 11.00 WIB, polisi masih berjaga dan telah mengamankan 6 orang untuk dimintai keterangan. Belum ada korban luka serius, tetapi 3 sepeda motor rusak dan satu warung terbakar.

Dampak Lalu Lintas dan Aktivitas Warga

Akses Jalan Cikini Raya dari arah Menteng ditutup total, dialihkan melalui Jalan Diponegoro. Sejumlah kantor di sekitar lokasi juga memulangkan karyawan lebih awal. Toko dan warung memilih tutup sementara. Beberapa pengendara terpaksa putar balik dan mencari jalur alternatif. Belum ada jadwal pasti kapan ruas jalan akan dibuka kembali. “Kami takut kerusuhan meluas,” kata Yanti, pemilik warung sembako.

Respons Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyatakan mendukung penuh langkah sekolah. “Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan,” kata Kepala Dinas melalui keterangan tertulis. Ia juga mengimbau sekolah-sekolah lain di zona merah untuk meningkatkan kewaspadaan.

Update selanjutnya akan disampaikan melalui kanal resmi Beritatercepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User