Bentrok Sengit Pecah di Menteng, Puluhan Terluka
BARU SAJA: Bentrok antarwarga meledak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.30 WIB, memicu kepanikan massal dan korban luka.Suasana langsung berubah mencekam ketika dua kelompok saling s...
BARU SAJA: Bentrok antarwarga meledak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.30 WIB, memicu kepanikan massal dan korban luka.
Suasana langsung berubah mencekam ketika dua kelompok saling serang menggunakan batu, bambu, dan senjata tajam. Lokasi tepatnya berada di antara Jalan Teuku Umar dan Jalan Diponegoro, hanya beberapa ratus meter dari pusat pemerintahan.
Kronologi Kejadian
Menurut saksi mata, bentrok bermula dari perselisihan lahan parkir yang memanas. Teriakan provokasi membuat kedua kubu tak bisa dilerai. Massa semakin beringas saat salah satu pihak melempar bom molotov ke arah lawan.
Dalam hitungan menit, bentrokan meluas. Warga sekitar yang panik berlarian menyelamatkan diri. Sejumlah kendaraan yang terjebak di lokasi rusak parah akibat lemparan batu.
Kondisi TKP Terkini
Hingga pukul 15.00 WIB, area bentrok masih disterilkan aparat. Beberapa fakta dari lokasi:
- Polisi memasang garis kuning sepanjang 200 meter.
- Dua sepeda motor dan satu mobil hangus terbakar.
- Puing kaca dan batu berserakan di jalan protokol.
- Asap masih mengepul dari sisa pembakaran ban.
- Petugas Inafis sedang mengumpulkan barang bukti.
Sejumlah petugas terlihat menyisir TKP mencari kemungkinan adanya korban tambahan. Suasana mencekam masih terasa meski bentrokan fisik sudah berhenti.
Korban dan Evakuasi
Data sementara yang dihimpun menyebutkan 14 orang mengalami luka serius, tiga di antaranya kritis. Korban segera dievakuasi ke RSUD Cipto Mangunkusumo menggunakan ambulans dan kendaraan taktis polisi.
Keterangan petugas medis, mayoritas luka akibat sabetan benda tajam dan luka bakar. Seorang perempuan hamil dilaporkan syok berat setelah terjebak di tengah kerusuhan.
Respons Aparat
Kapolres Jakarta Pusat langsung menurunkan 300 personel gabungan. Pasukan antihuru-hara dikerahkan untuk membubarkan massa paksa dengan gas air mata dan water cannon.
Saat ini, 23 orang sudah diamankan untuk pemeriksaan intensif. Polisi belum merilis identitas maupun motif pasti di balik bentrokan tersebut.
Masyarakat diimbau menghindari kawasan Menteng hingga situasi benar-benar kondusif.
Comments (0)