Bentrok Pecah di Menteng, Massa Protes Proyek Pembangunan
Bentrokan keras meletus di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang (26/9). Bentrok melibatkan massa aksi yang menolak proyek pembangunan dan aparat keamanan.Insiden bermula saat ratusan warga dan...
Bentrokan keras meletus di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa siang (26/9). Bentrok melibatkan massa aksi yang menolak proyek pembangunan dan aparat keamanan.
Insiden bermula saat ratusan warga dan mahasiswa menggelar demonstrasi di depan lokasi proyek yang disengketakan. Massa menuding pembangunan tersebut melanggar aturan tata ruang dan merusak lingkungan. Situasi memanas setelah perwakilan massa tak diizinkan masuk untuk bernegosiasi.
Kronologi Bentrok
Menurut saksi mata, massa awalnya hanya berorasi dan membentangkan spanduk. Namun sekitar pukul 11.30 WIB, sekelompok orang mulai melempari barikade polisi dengan batu dan botol. Aparat merespons dengan tembakan gas air mata dan water cannon.
Puncak kericuhan terjadi pukul 12.15 WIB saat massa mencoba menerobos pagar proyek. Polisi terpaksa melakukan penangkapan terhadap sejumlah provokator. Bentrokan sporadis masih berlangsung hingga pukul 13.30 WIB di beberapa titik sekitar Jalan Teuku Umar.
- Massa aksi mencapai 400-500 orang
- 4 demonstran dan 2 polisi dilaporkan luka-luka
- 3 mobil patroli rusak dilempari
- Polisi menahan 11 orang untuk pemeriksaan
Korban dan Kerusakan
Data sementara dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, enam orang dilarikan ke RSCM dengan luka ringan hingga sedang. Mayoritas korban mengalami sesak napas akibat gas air mata dan luka lecet akibat benturan. Satu anggota polisi dirawat karena luka di kepala akibat lemparan batu.
Kerusakan juga terlihat di sepanjang jalan. Beberapa kendaraan pribadi yang terparkir mengalami pecah kaca. Fasilitas umum seperti halte bus dan rambu lalu lintas dirusak. Tim Pemadam Kebakaran telah dikerahkan untuk membersihkan sisa-sisa gas air mata dan puing.
Respons Pihak Berwenang
Kapolres Metro Jakarta Pusat mengkonfirmasi insiden ini dan menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Kami mengimbau masyarakat tetap tenang. Situasi sudah terkendali meskipun masih dilakukan penjagaan ketat," ujarnya dalam konferensi pers singkat.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat berjanji akan meninjau kembali izin proyek yang dipersoalkan. Sementara itu, tokoh masyarakat setempat mengecam tindakan anarkis dan meminta warga menempuh jalur hukum.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar Menteng masih dialihkan. Polisi memperpanjang status siaga satu hingga kondisi benar-benar kondusif.
Comments (0)