Bantah Naikkan Jabatan, Walkot Bima Sebut Istri Hanya Dikembalikan ke Posisi Awal

Bima, Beritatercepat.com – Wali Kota Bima, A Rahman yang akrab disapa Aji Man, akhirnya memberikan klarifikasi terkait kebijakannya melantik anggota keluarga sendiri di lingkup Pemerintah Kota (Pem

Jul 08, 2026 - 04:22
0 0
Bantah Naikkan Jabatan, Walkot Bima Sebut Istri Hanya Dikembalikan ke Posisi Awal

Bima, Beritatercepat.com – Wali Kota Bima, A Rahman yang akrab disapa Aji Man, akhirnya memberikan klarifikasi terkait kebijakannya melantik anggota keluarga sendiri di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. Pelantikan yang menyita perhatian publik tersebut melibatkan sang istri dan sepupu dari orang nomor satu di Kota Bima itu.

Berdasarkan laporan media kami, Aji Man resmi melantik istrinya, Badrah Ekawati, untuk menduduki jabatan sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan (Sekdis Kesehatan) Kota Bima. Tidak hanya itu, Aji Man juga memberikan mandat kepada sepupunya, Irwansyah, untuk menjabat sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) setempat. Langkah ini sontak memantik perdebatan mengenai potensi konflik kepentingan dan praktik nepotisme di tubuh birokrasi.

Menanggapi polemik tersebut, Aji Man menegaskan bahwa penunjukan Badrah Ekawati bukanlah sebuah bentuk promosi jabatan. Ia berdalih bahwa dirinya hanya mengembalikan posisi istrinya ke jabatan semula yang pernah diemban beberapa tahun silam, tepatnya sebelum sang istri vakum akibat kontestasi politik.

"Saya kembalikan posisi awal. Jadi dia bukan eselon II. Dia kan eselon III, jadi harus lihat kompetensinya, rekam jejaknya. Dia kan sempat nonjob karena pilkada," ujar Aji Man kepada awak media, Selasa (7/7/2026).

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan bahwa Badrah sejatinya telah memiliki pengalaman di posisi tersebut pada tahun 2016. Menurutnya, penempatan kembali ini didasarkan pada pertimbangan rekam jejak dan kompetensi yang dimiliki, bukan karena hubungan keluarga. Aji Man menyatakan status Badrah yang sempat berstatus non-job (tidak memiliki jabatan) akibat terseret dinamika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) menjadi alasan utama pengembalian posisi tersebut.

Meski demikian, publik dan sejumlah pegiat anti-korupsi di daerah menyoroti bahwa mekanisme "pengembalian posisi awal" yang melibatkan pasangan hidup seorang kepala daerah tetap rawan melanggar etika pemerintahan. Apalagi dalam waktu yang bersamaan, jabatan strategis di bagian pengadaan barang dan jasa—yang notabene mengelola anggaran proyek besar—juga dipercayakan kepada kerabat dekatnya, Irwansyah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkot Bima belum merilis secara detail hasil uji kompetensi yang menjadi dasar pelantikan dua kerabat Wali Kota tersebut. Sementara itu, Aji Man meminta semua pihak untuk melihat kinerja para pejabat baru ini secara objektif di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User