BANDUNG — Selangor Promosikan Wisata Medis ‘Liburan Sehat’ Lewat SIBS 2026

Pemerintah Negeri Selangor, Malaysia, menyerbu pasar Jawa Barat dengan paket wisata medis penuh gengsi. Di sela Selangor International Business Summit (SIB

Jul 09, 2026 - 22:08
0 0

Pemerintah Negeri Selangor, Malaysia, menyerbu pasar Jawa Barat dengan paket wisata medis penuh gengsi. Di sela Selangor International Business Summit (SIBS) @ ASEAN 2026 yang bergulir pada 9–10 Juli 2026 di Hotel Pullman Bandung, Tourism Selangor memboyong 14 eksibitor kelas berat. Ini bukan sekadar pamer dagang — ini manuver agresif merebut hati pasien Indonesia yang selama ini berburu layanan kesehatan ke luar negeri.

Misi Liburan Sehat: 14 Eksibitor, 42 Rumah Sakit Internasional

Delegasi Selangor tak main-main. Mereka menghadirkan langsung jajaran rumah sakit papan atas: Ampang Puteri Specialist Hospital, Beacon Hospital, Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur, PICASO Hospital, Kajang Plaza Medical Centre, KPJ Rawang Specialist Hospital, MSU Medical Centre, Selgate Specialist Hospital Rawang, Subang Jaya Medical Centre (SJMC), hingga Sunway Medical Centre. Sektor akomodasi dan relaksasi pun digarap serius lewat Association of Malaysian Spas (AMSPA), Le Méridien Petaling Jaya, Monkeys Canopy Resort, serta Wanita Berdaya Selangor (WBS).

Fakta kunci: Selangor memiliki 42 rumah sakit bertaraf internasional yang siap menyambut gelombang pasien dari Indonesia. Jarak tempuh Bandung–Kuala Lumpur hanya sekitar dua jam penerbangan, menjadikan aksesibilitas sebagai senjata promosi andalan.

Layanan Premium yang Ditawarkan

Melalui rangkaian agenda terintegrasi, Selangor memamerkan layanan unggulan:

  • Medical check-up menyeluruh
  • Penanganan jantung dan kardiovaskular
  • Ortopedi dan rehabilitasi medis
  • Onkologi dan terapi kanker
  • Program fertilitas (IVF)
  • Paket wellness dan perawatan spa

Tak cuma pamer produk, Tourism Selangor menggelar Medical Tourism Forum, sesi Business-to-Business (B2B) dan Business-to-Consumer (B2C), penandatanganan kerja sama strategis, serta kemitraan dengan perusahaan asuransi lokal. Semua dirancang untuk memuluskan jalur pasien Indonesia menuju rumah sakit di Selangor.

Kenapa Bandung?

Executive Councillor Pemerintah Negeri Selangor untuk Kerajaan Tempatan dan Pelancongan, Y.B. Dato’ Ng Suee Lim, blak-blakan menyebut Bandung sebagai episentrum pasar empuk. “Di Selangor kami mempunyai 42 rumah sakit bertaraf internasional, di mana banyak masyarakat Indonesia yang sudah datang untuk berobat. Kedekatan secara geografi dan frekuensi penerbangan yang tinggi membuat Bandung menjadi target ideal,” ujarnya dalam forum.

“Kami membawa jargon ‘Liburan Sehat ke Selangor Aja’ — sekali jalan, bisa sembuh sambil wisata. Ini bukan cuma berobat, tapi pengalaman premium yang nyaman dan aman.” — Dato’ Ng Suee Lim

Strategi Jangka Panjang vs. Tren Berobat ke Luar Negeri

Langkah Selangor ini semakin relevan di tengah masih tingginya angka masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri, terutama untuk penyakit kronis seperti kanker dan gangguan jantung. Bandung, dengan populasi urban yang besar dan daya beli yang terus tumbuh, menjadi pintu masuk sempurna bagi rumah sakit-rumah sakit Selangor yang menawarkan standar internasional dengan harga kompetitif. Dengan menggandeng asuransi lokal, Selangor bahkan berusaha menjadikan wisata medis sebagai bagian dari gaya hidup, bukan sekadar jalan darurat ketika jatuh sakit.

SIBS @ ASEAN 2026 pun menjelma lebih dari sekadar forum bisnis; ia menjadi panggung soft-selling massal yang mempertemukan langsung penyedia layanan kesehatan dan konsumen potensial dari Indonesia. Bagi Selangor, ini adalah investasi jangka panjang di tengah kampanye global Visit Selangor Year 2026 (VSY2026).

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User