Bandara Husein Sastranegara Kembali Layani Jet Mulai HUT RI 2026

JAKARTA — Kementerian Perhubungan mengonfirmasi Bandara Husein Sastranegara, Bandung, akan kembali membuka layanan penerbangan pesawat jet komersial tepat pada Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indone...

Jul 13, 2026 - 06:22
0 0

JAKARTA — Kementerian Perhubungan mengonfirmasi Bandara Husein Sastranegara, Bandung, akan kembali membuka layanan penerbangan pesawat jet komersial tepat pada Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Target ini menandai berakhirnya era dominasi pesawat turboprop di bandara kebanggaan Jawa Barat tersebut.

Proyek Perkuatan Landasan Dikebut

Guna memenuhi standar operasi jet berbadan sempit seperti Boeing 737 dan Airbus A320, Kemenhub tengah mengakselerasi paket pekerjaan perpanjangan landas pacu dari 2.200 meter menjadi 2.800 meter serta penguatan apron berkapasitas delapan parking stand. Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp1,2 triliun ini sudah masuk tahap konstruksi sejak triwulan pertama 2025 dan dipacu agar tuntas pada kuartal II 2026.

Direktur Bandar Udara Kemenhub menyatakan bahwa pemilihan tanggal 17 Agustus bukan sekadar seremoni. “Kami ingin memberikan kado kemerdekaan berupa konektivitas udara penuh bagi warga Bandung dan sekitarnya,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (12/8). Dengan landasan baru, pesawat jet dapat take-off dengan muatan penuh tanpa pembatasan, sehingga membuka rute langsung ke berbagai kota besar di Indonesia dan potensi rute internasional jarak pendek.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Pengamat penerbangan menilai pengaktifan kembali layanan jet di Husein akan mendongkrak tingkat okupansi penumpang hingga 40 persen dan memangkas waktu tempuh perjalanan bisnis dari Bandung ke Medan, Surabaya, atau Denpasar. Selama ini, pelaku usaha dan wisatawan harus menempuh perjalanan darat dua hingga tiga jam menuju Bandara Soekarno-Hatta karena Husein hanya mengandalkan ATR 72 yang terbatas slotnya.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa sejak 2018, jumlah penumpang Husein menyusut drastis dari 5,7 juta per tahun menjadi hanya 1,2 juta pada 2024 akibat migrasi paksa ke pesawat turboprop. Dengan kembalinya jet, target pemulihan dirancang bertahap: 2 juta penumpang di akhir 2026 dan 4 juta penumpang pada 2028.

Antisipasi Gangguan

Kemenhub bersama TNI AU dan Pemerintah Kota Bandung membentuk satuan tugas khusus untuk mengawal proses pembangunan tanpa mengganggu operasional pangkalan udara eksisting. Seluruh tahap pengerjaan diklaim mengadopsi teknologi modular sehingga landasan tetap dapat digunakan untuk penerbangan turboprop pada jam-jam tertentu.

“Kami pastikan tidak ada penghentian total operasional. Ini kunci agar ekonomi daerah tetap bergerak,” kata Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat. Masyarakat diminta bersabar menghadapi potensi penyesuaian slot sementara hingga proyek dinyatakan rampung dan tersertifikasi oleh otoritas penerbangan sipil.

Dengan target operasi jet yang sudah di depan mata, maskapai nasional mulai menjajaki slot rute baru dari dan menuju Bandung. Citilink, Lion Air, dan Super Air Jet dikabarkan menyatakan minat tinggi untuk membuka layanan begitu landasan diperpanjang resmi diresmikan pada 17 Agustus nanti.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User