Bandar Lampung — Ojol Dibegal Penumpang Wanita, Motor dan Ponsel Raib

Pengakuan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang diduga menjadi korban pembegalan oleh penumpang perempuan di Bandar Lampung mendadak viral di media sos

Jul 08, 2026 - 04:17
0 0
Bandar Lampung — Ojol Dibegal Penumpang Wanita, Motor dan Ponsel Raib
Pengakuan seorang pengemudi ojek online (ojol) yang diduga menjadi korban pembegalan oleh penumpang perempuan di Bandar Lampung mendadak viral di media sosial. Insiden yang terjadi pada Rabu dini hari (15/5) itu sontak memicu kekhawatiran akan keamanan para pengemudi di wilayah tersebut.

Kronologi Pembegalan Ojol di Bandar Lampung

Berdasarkan unggahan video dan narasi korban di akun Instagram pribadinya, berikut urutan peristiwa yang dialaminya:
  1. Korban menerima orderan penjemputan dari seorang perempuan di sekitar kawasan Teluk Betung, Bandar Lampung.
  2. Penumpang meminta diantar ke alamat tujuan yang terletak di Jalan Purnawirawan, Kelurahan Gedong Meneng — sebuah area yang relatif sepi dan minim penerangan.
  3. Sesampainya di lokasi sekitar pukul 02.15 WIB, penumpang berpura-pura membayar ongkos dengan uang tunai.
  4. Tanpa diduga, korban langsung dikepung oleh dua pria yang sudah menunggu di tempat gelap dan langsung mengancam korban dengan senjata tajam.
  5. Korban dipaksa turun dari motor, lalu pelaku membawa kabur motor Honda Beat bernomor polisi BE 3456 XY, ponsel pintar korban, dan dompet berisi uang tunai serta surat-surat penting.
  6. Korban yang selamat kemudian melapor ke Polsek Rajabasa pada pagi harinya dan mengunggah kronologi di media sosial agar pengemudi lain waspada.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian material sekitar Rp 22 juta serta trauma mendalam. Video pengakuan korban pun telah ditonton lebih dari 980 ribu kali di Instagram hingga Kamis (16/5) siang. Pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan. “Kami sudah olah TKP dan memeriksa beberapa saksi. Saat ini tim masih memburu identitas pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Deni Andika, melalui pesan singkat. Kasus ini menambah daftar panjang kerawanan yang dialami pengemudi ojol di Lampung. Para pengemudi diimbau untuk tidak menerima orderan ke lokasi sepi di jam rawan dan lebih selektif terhadap penumpang dengan alamat mencurigakan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User