PHILADELPHIA — Mbappe Cetak Gol Kedua, Prancis Gilas Irak di Piala Dunia
KYLIAN MBAPPE MENGGILA! Striker andalan Timnas Prancis itu mencetak gol kedua saat Les Bleus melumat Irak 2-0 dalam lanjutan Grup I Piala Dunia 2026 di Li
KYLIAN MBAPPE MENGGILA! Striker andalan Timnas Prancis itu mencetak gol kedua saat Les Bleus melumat Irak 2-0 dalam lanjutan Grup I Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Senin (22/6) dini hari WIB. Mbappe menyambar umpan terukur Ousmane Dembélé dari sayap kanan pada menit ke-65 dan melepaskan tembakan kaki kanan yang bersarang telak di pojok kiri gawang. Gol itu memastikan tiga poin dan memantapkan langkah Prancis ke fase knockout.
⚡ POIN-POIN PENTING Mbappe cetak gol keduanya di turnamen — kini total 9 gol sepanjang karier Piala Dunia. Gol pertama dicetak Dembélé pada menit 30 lewat serangan balik super cepat. Prancis dominan dengan 62% penguasaan bola dan 8 tembakan tepat sasaran. Kiper Irak, Jalal Hassan, melakukan 6 penyelamatan gemilang untuk mencegah skor lebih besar. * Dengan hasil ini, Prancis meraup 6 poin, memuncaki Grup I dan belum kebobolan satu gol pun.Sejak peluit awal dibunyikan, pasukan Didier Deschamps langsung menggebrak. Peluang emas datang lewat Antoine Griezmann pada menit ke-12, namun tendangan volinya masih melambung tipis. Irak — tim yang mengejutkan di fase kualifikasi Asia — bertahan disiplin dengan blok rendah 5-4-1 selama setengah jam pertama. Namun, organisasi itu runtuh ketika Dembélé menusuk dari kanan dan melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh. Skor 1-0 di babak pertama membuat Prancis leluasa mengontrol tempo.
Gol kedua Mbappe lahir dari kombinasi satu-dua klasik ala Prancis. Dembélé yang tampil eksplosif kembali menjadi kreator, melepas bola cut-back presisi ke kotak penalti. Tanpa berpikir panjang, Mbappe menceploskan bola ke gawang dan langsung berlari ke sudut lapangan dengan selebrasi khas — tangan terlipat di dada, senyum melebar. Foto AP yang diabadikan Petr David Josek menunjukkan momen persis reaksi itu: Mbappe nomor punggung 10 dengan ekspresi dingin penuh dominasi.
Analisis Taktik: Transisi Cepat dan Efisiensi Serangan
Deschamps kembali mengandalkan formasi 4-3-3 yang fleksibel. Kunci kemenangan ini adalah transisi vertikal. Statistik mencatat Prancis menuntaskan 14 serangan langsung dari area pertahanan ke kotak penalti lawan hanya dalam tiga atau empat sentuhan. Mbappe dan Dembélé di posisi winger memanfaatkan lebar lapangan, sementara Griezmann sebagai false nine sering turun menjemput bola untuk memecah lini tengah Irak. Hasilnya, Prancis menciptakan xG (expected goals) sebesar 2,41, angka yang menunjukkan efektivitas penyelesaian akhir.
Tabel: Perbandingan Mbappe dengan Legenda di Piala Dunia Usia Sama
| Pemain | Usia saat PD 2026 | Total Gol PD (termasuk 2026) | Assist |
|---|---|---|---|
| Kylian Mbappe (Prancis) | 27 | 9 | 5 |
| Lionel Messi (Argentina) | 27 (2014) | 5 | 3 |
| Cristiano Ronaldo (Portugal) | 27 (2010) | 2 | 1 |
Data menunjukkan Mbappe melampaui torehan Messi dan Ronaldo di usia yang sama. Jika ia mempertahankan produktivitas ini, rekor 16 gol milik Miroslav Klose bisa terancam.
“Mbappe adalah pemain paling tajam di turnamen ini. Ia tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menyeret pertahanan lawan ke mana pun ia bergerak. Itu tidak ternilai,” ujar analis sepakbola TF1 dan mantan bek internasional, Frank Leboeuf, dalam siaran langsung.
Penampilan apik lini belakang juga patut diacungi jempol. Dayot Upamecano, yang tampil sebagai starter menggantikan Presnel Kimpembe, mencatat 5 sapuan dan 100% tekel sukses. Kerja sama ini membuat kiper Mike Maignan kembali mencatat clean sheet — yang ketiga kalinya sejak awal turnamen.
Bagi Irak, kekalahan ini tidak mengurangi semangat mereka. Pelatih Jesús Casas mengakui kekuatan lawan, tetapi tetap optimistis bisa mencuri poin dari pertandingan berikutnya melawan Norwegia. “Prancis terlalu kuat hari ini, tapi kami belajar banyak,” katanya singkat.
Kemenangan ini sekaligus menjadi penegasan status Prancis sebagai salah satu favorit juara. Didier Deschamps punya alasan tersenyum lebar: timnya belum pernah menjadi runner-up di Grup I dan kini hanya butuh hasil imbang di partai terakhir untuk mengamankan posisi puncak. Apakah Mbappe akan diturunkan sepenuh waktu? Deschamps menjawab diplomatis saat konferensi pers, “Tubuhnya luar biasa, tapi kami harus menjaga beban setiap pemain. Turnamen masih panjang.”
Bagi penggemar, laga ini meninggalkan tiga pertanyaan penting yang kerap muncul. Berikut kami rangkum jawaban singkatnya berdasarkan data dan konteks pertandingan:
Comments (0)