Band SMA Raih Juara Kompetisi HYDROPLUS Soccer League All-Stars
JAKARTA, Beritatercepat.com — Euforia HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 tidak hanya menyuguhkan laga sepak bola akbar, tetapi juga panggung spekt
JAKARTA, Beritatercepat.com — Euforia HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 tidak hanya menyuguhkan laga sepak bola akbar, tetapi juga panggung spektakuler bagi talenta muda di bidang musik dan tari. Dalam gelaran akbar yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS) akhir pekan lalu, kompetisi Band and Dance Competition sukses mencuri perhatian ribuan penonton yang memadati venue. Puncaknya, sebuah band asal SMA Negeri 8 Jakarta, Eclipse, berhasil menyabet gelar juara setelah unjuk gigi memukau dengan komposisi musik original mereka.
Kemeriahan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026
Gelaran HYDROPLUS Soccer League All-Stars merupakan acara tahunan yang mempertemukan bintang-bintang sepak bola terbaik dari berbagai klub Liga Indonesia di bawah naungan Hydroplus. Tidak hanya pertandingan eksibisi yang menyedot animo, penyelenggara juga konsisten menyisipkan kompetisi seni sebagai wujud apresiasi terhadap bakat non-akademik pelajar. Tahun ini, lebih dari 75 band dan 50 kelompok tari dari SMA/SMK se-Jabodetabek berpartisipasi, menjadikannya salah satu edisi terbesar sepanjang sejarah acara.
Rangkaian acara dibuka dengan parade pemain all-star yang membela dua tim legendaris, diikuti sesi meet and greet. Namun, saat matahari mulai condong ke barat, panggung utama langsung berubah menjadi medan tempur kreativitas. Kompetisi band dibagi menjadi tiga babak: penyisihan yang disaring lewat video, semifinal live di hadapan juri blind audition, dan grand final malam itu.
Perjalanan Menuju Kemenangan
- Babak Penyisihan: Ratusan video penampilan diseleksi oleh panel juri dari musisi profesional dan produser rekaman, menyisihkan 15 band terbaik.
- Semifinal Blind Audition: Para kontestan tampil di belakang tirai, dinilai murni dari musikalitas. Eclipse lolos dengan skor tertinggi berkat komposisi lagu "Langit Tak Berbatas".
- Grand Final: Lima band finalis unjuk gigi di panggung terbuka, disaksikan langsung sekitar 5.000 penonton. Penampilan Eclipse yang enerjik dan penuh emosi berhasil mencuri perhatian dewan juri.
Penampilan Memukau Sang Juara
Band Eclipse yang digawangi oleh Raka (vokal), Dimas (gitar), Farhan (bass), dan Ikhsan (drum) membawakan dua lagu di babak puncak. Lagu wajib ciptaan sendiri "Langit Tak Berbatas" yang mengusung tema perjuangan meraih mimpi berpadu apik dengan aransemen rock alternatif. Sementara lagu pilihan mereka, sebuah cover energik lagu legendaris "Kebyar-Kebyar" berhasil membuat seluruh stadion ikut bernyanyi.
"Kami tidak menyangka bisa menang. Persaingan sangat ketat, semua band tampil luar biasa. Tapi kami berusaha total menyalurkan energi dan pesan lewat musik. Ini kemenangan untuk semua teman-teman yang percaya bahwa mimpi layak diperjuangkan,"
- Raka, vokalis Eclipse, sesaat setelah pengumuman pemenang.
Dewan juri yang diketuai musisi kenamaan Andien Aisyah menilai Eclipse unggul dalam hal komposisi lagu original, kekompakan, dan kemampuan menyampaikan emosi ke audiens. "Mereka punya nyawa dalam setiap nada. Lagu originalnya terasa jujur dan arrangement-nya matang untuk anak seusia mereka," ujar Andien.
Apresiasi dan Hadiah
Sebagai juara pertama, Eclipse memboyong trofi emas, uang pembinaan senilai Rp50 juta, serta kontrak rekaman single di label indie ternama. Tidak hanya itu, mereka juga berkesempatan tampil sebagai opening act konser HYDROPLUS Music Festival yang akan digelar akhir tahun ini. Juara kedua diraih band Skala Musik asal SMAN 3 Tangerang, dan juara ketiga ditempati Distorsi Hati dari SMAN 5 Bekasi.
Sementara untuk kompetisi tari dimenangkan oleh tim dance G-Force dari SMKN 12 Jakarta dengan koreografi bertema semangat olahraga yang dinamis dan inovatif.
Sinergi Olahraga dan Industri Kreatif
Ketua panitia HYDROPLUS All-Stars, Bambang Susanto, menjelaskan bahwa kompetisi seni ini merupakan bagian dari komitmen Hydroplus untuk mengembangkan soft skill generasi muda. "Sepak bola bukan hanya soal skor, tetapi juga tentang kerja tim, disiplin, dan semangat. Nilai-nilai itu kami refleksikan dalam kompetisi band dan dance. Kami ingin menjadi katalisator bagi lahirnya talenta-talenta baru di industri kreatif," paparnya.
Keberhasilan Eclipse menuai pujian dari berbagai kalangan. Dukungan pun mengalir di media sosial, menjadikan tagar #EclipseHYDROPLUSAllStars trending di platform X. Banyak warganet yang menyoroti pentingnya wadah positif bagi ekspresi remaja. Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semakin banyak perusahaan yang berinvestasi pada pengembangan bakat pelajar Indonesia di luar bidang akademik maupun olahraga semata.
HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 telah membuktikan bahwa panggung besar bisa menjadi tempat lahirnya bintang-bintang baru, baik di lapangan hijau maupun di atas panggung musik.
[SOCIAL_TWEET]: 🎸⚽️ Malam penuh bakat! Band Eclipse dari SMAN 8 Jakarta juarai kompetisi band HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Energi mereka bikin stadion bergema! #HYDROPLUSAllStars #BandSMAJuara #EclipseOnFire[SOCIAL_TG]: 🎉 Keren! Band Eclipse dari SMAN 8 Jakarta sukses menyabet juara kompetisi band di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Selamat, bakat muda berbakat! 🎶🏆
Comments (0)