Ayah dan Balita Tewas Dibantai di Palu, Pelaku Rekan Kerja

PALU, UPDATE — Dua nyawa melayang dalam sekejap di sebuah rumah di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Jamil (32) dan buah hatinya, R (2), tewas setelah dianiaya secara brutal,...

Jul 28, 2026 - 05:40
0 0
Ayah dan Balita Tewas Dibantai di Palu, Pelaku Rekan Kerja

PALU, UPDATE — Dua nyawa melayang dalam sekejap di sebuah rumah di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Jamil (32) dan buah hatinya, R (2), tewas setelah dianiaya secara brutal, sementara sang istri, Nurhanisa, bertarung melawan maut dengan luka berat.

Penemuan Menggemparkan

Peristiwa nahas itu terkuak pada Senin malam (27/7/2026) sekitar pukul 20.00 WITA. Warga sekitar yang mendengar suara gaduh dan jeritan dari dalam rumah korban langsung berhamburan. Ketika pintu didobrak, pemandangan berdarah sudah tak terhindarkan. Jamil dan anaknya ditemukan terkapar tak bernyawa, sementara Nurhanisa tergeletak lemah dengan sejumlah luka tusuk.

Tim medis yang tiba di lokasi segera mengevakuasi Nurhanisa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bhayangkara Palu. Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif. Sementara itu, jenazah ayah dan anak telah dipindahkan ke kamar jenazah untuk menjalani autopsi.

Pelaku Tak Berkutik

Tak sampai enam jam pascakejadian, aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palu berhasil meringkus terduga pelaku. Pelaku tidak lain adalah rekan kerja korban yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan di proyek yang sama. Identitasnya masih dirahasiakan, namun ia diketahui berinisial M (29).

“Pelaku kami amankan tanpa perlawanan di tempat persembunyiannya di wilayah Tatanga juga,” ujar Kapolresta Palu, Kombes Pol. Bayu Indrawan, dalam keterangan pers dini hari tadi. Polisi masih mendalami motif, namun dugaan sementara mengarah pada perselisihan pribadi yang telah berlangsung beberapa pekan terakhir.

  • Korban tewas: Jamil (32) dan anaknya R (2).
  • Korban luka berat: Nurhanisa, istri Jamil, dirawat di RS Bhayangkara.
  • Pelaku: M (29), rekan kerja korban, ditangkap tanpa perlawanan.
  • Waktu kejadian: Senin malam, 27 Juli 2026, pukul 20.00 WITA.

Motif Dendam Membara

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku diduga menyimpan dendam terhadap Jamil. Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, keduanya kerap terlibat cekcok soal pembagian upah kerja. Puncaknya terjadi pada petang naas itu ketika pelaku mendatangi rumah korban dan langsung melancarkan aksi kejinya menggunakan senjata tajam.

“Korban mengalami luka bacok di bagian vital, begitu juga anaknya. Sementara istri korban mendapat serangan saat berusaha melindungi buah hatinya,” terang Kombes Bayu. Polisi telah menyita sebilah parang yang diduga digunakan pelaku.

Warga Berduka dan Siaga

Kabar berdarah ini sontak membuat warga sekitar syok. Mereka tak menyangka rekan kerja sendiri tega melakukan pembunuhan sadis. “Mereka sering terlihat bersama, bahkan kadang makan siang bareng. Jadi tidak ada yang menduga setega itu,” ucap Rahman (45), tetangga korban.

Lingkungan sekitar kini berduka. Pihak keluarga besar korban mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya. “Kami minta keadilan. Anak kami dan cucu kami sudah tiada, istri Jamil sekarat,” ujar salah seorang kerabat dengan suara bergetar.

Polresta Palu menambah patroli di kawasan Tatanga untuk meredam ketegangan. BREAKING ini masih akan terus diupdate seiring dengan perkembangan penyidikan.

Hingga kini, pihak rumah sakit belum bisa memberikan keterangan resmi. Namun dokter jaga menyebut Nurhanisa mengalami luka tusuk di bagian perut dan dada. Operasi darurat telah dilakukan dan kondisinya masih dalam pemantauan ketat. Sementara itu, Kapolresta memastikan penyelidikan akan berjalan transparan. “Kami sudah mengantongi sejumlah bukti kuat. Pelaku akan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana yang ancamannya maksimal hukuman mati atau seumur hidup,” tegasnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User