JAKARTA — Gelombang antusiasme penikmat musik cadas di Tanah Air kembali memuncak menjelang penampilan panggung grup band heavy metal legendaris asal Huntington Beach, California, Avenged Sevenfold (A7X). Band yang digawangi oleh M. Shadows, Synyster Gates, Zacky Vengeance, Johnny Christ, dan Brooks Wackerman ini siap menyapa kembali ribuan penggemar setia mereka yang akrab disapa The Deathbat.
Kepastian konser ini disambut luar biasa mengingat reputasi A7X yang selalu menyuguhkan aksi panggung megah, penuh energi, serta harmonisasi distorsi gitar yang khas dan vokal bertenaga.
Kronologi Lawatan Konser Avenged Sevenfold di Indonesia
Kunjungan Avenged Sevenfold ke Indonesia kali ini memperpanjang catatan sejarah manis antara sang legenda metal dan publik musik Nusantara. Berikut rangkuman perjalanan panggung mereka di Jakarta:
- Konser Perdana (Agustus 2007): A7X pertama kali menggelar konser di Tennis Indoor Senayan, membawa euforia album City of Evil di tengah puncak popularitas kancah musik underground Indonesia.
- Panggung Spektakuler (Oktober 2008): Menyusul kesuksesan sebelumnya, mereka kembali tampil menggebrak panggung Senayan dengan materi dari album self-titled.
- Konser Akbar Parkir Timur Senayan (Januari 2015): Setelah sempat mengalami penundaan di tahun-tahun sebelumnya, A7X memuaskan dahaga puluhan ribu penonton di Jakarta dalam rangkaian tur Hail to the King.
- Panggung Megah Terbaru: A7X kembali ke Jakarta dengan konsep konser stadion yang lebih spektakuler, membawakan kombinasi lagu era klasik hingga album terkini Life Is But a Dream....
"Hubungan antara Avenged Sevenfold dan basis penggemar di Indonesia selalu istimewa. Energinya tak pernah surut dari masa ke masa," ujar promotor dalam konferensi pers terkait kesiapan panggung A7X.
Deretan Nomor Hits Wajib Masuk Playlist Konser
Bagi para penggemar yang bersiap menyaksikan aksi panggung spektakuler mereka, sederet lagu legendaris ini diprediksi kuat menjadi setlist utama yang akan memicu koor massal di venue konser:
- Dear God (2007): Lagu bergenre country-metal ballad ini menjadi anthem legendaris di Indonesia yang sangat melekat di telinga masyarakat umum lintas generasi.
- Bat Country (2005): Lagu yang mengorbitkan nama A7X ke peta musik internasional dengan riff gitar kembar yang cepat dan vokal khas era City of Evil.
- Afterlife (2007): Mahakarya dengan orkestrasi senar megah serta solo gitar ikonik Synyster Gates yang dinobatkan sebagai salah satu komposisi terbaik A7X.
- A Little Piece of Heaven (2007): Karya teatrikal avant-garde metal berdurasi delapan menit yang selalu dinanti penggemar berkat narasi teatrikalnya yang unik.
- Nightmare (2010): Nomor pembuka penuh emosi yang didedikasikan untuk mendiang drummer The Rev, menampilkan dentuman drum cepat dan atmosfer gelap.
- Hail to the King (2013): Lagu bertempo mid-tempo dengan riff klasik yang terinspirasi oleh band legendaris era 80-an seperti Metallica dan Guns N' Roses.
Persiapan venue dan penjualan tiket dilaporkan berjalan sangat ketat, menegaskan bahwa pengaruh Avenged Sevenfold di kancah musik rock global maupun lokal tetap tidak tergoyahkan.
Comments (0)