AS dan Iran Sepakat Damai, Purbaya Ungkap Dampak Positif ke Subsidi Energi dan Ruang Fiskal Program Prabowo
Jakarta – Media kami melaporkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran membawa dampak positif signifikan terhadap postur Anggara
Jakarta – Media kami melaporkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran membawa dampak positif signifikan terhadap postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Dalam keterangannya, Purbaya menekankan bahwa beban alokasi subsidi energi yang selama ini membebani keuangan negara berpotensi menyusut drastis seiring dengan meredanya ketegangan geopolitik global.
Purbaya menjelaskan, berkurangnya ketegangan di Timur Tengah secara langsung mendorong penurunan harga minyak mentah dunia. Kondisi ini menjadi katalis positif bagi APBN yang sebelumnya harus menyediakan dana besar untuk menambal selisih harga energi. Dengan adanya ruang fiskal baru ini, pemerintah memiliki keleluasaan lebih untuk mengalokasikan anggaran ke sektor prioritas lainnya.
Ruang Fiskal Tambahan untuk Program Strategis
Dalam pemaparannya di Gedung DPR, Jakarta, Senin malam (15/6/2026), Purbaya mengonfirmasi bahwa dana yang sebelumnya dicadangkan untuk subsidi kini dapat dialihkan. Ia menyebut ruang fiskal yang tercipta memungkinkan pemerintah mendanai program-program unggulan yang dianggap penting oleh Presiden Prabowo Subianto. Penyesuaian alokasi ini akan dilakukan secara hati-hati sambil memantau dinamika harga minyak global.
"Kan kemarin sebagian anggaran sudah kita sisihkan untuk subsidi sehingga akan jauh berkurang, ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh Presiden. Jadi kita lihat seperti apa dan baru kita adjust," ujar Purbaya.
Purbaya menambahkan, tim teknis Kementerian Keuangan akan terus mengkaji dampak penurunan harga minyak ini terhadap asumsi makro APBN. Salah satu fokus utama adalah memastikan bahwa penghematan dari pos subsidi tidak hanya menjadi catatan statistik, tetapi benar-benar dapat direalisasikan untuk mendorong program pembangunan yang menyentuh masyarakat secara langsung. Langkah ini dipandang krusial dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika eksternal yang mereda.
Comments (0)