Argentina Comeback Dramatis Singkirkan Mesir 3-2 di 16 Besar
Argentina melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan cara yang tak masuk akal. Tertinggal dua gol di babak pertama, Lionel Messi dan kolega membalikk
Argentina melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan cara yang tak masuk akal. Tertinggal dua gol di babak pertama, Lionel Messi dan kolega membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2 atas Mesir dalam laga babak 16 besar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa (7/7). Dua gol Mohamed Salah sempat membuat tim Afrika unggul, tapi tiga gol dalam 18 menit kedua babak kedua menyegel comeback epik. "Ini tentang keyakinan," ujar Messi usai laga.
BABAK PERTAMA: MESIR GEMPUR HABIS-HABISAN
- Menit 14 — Mohamed Salah buka skor lewat tendangan menyusur ke pojok kanan bawah, memanfaatkan kelengahan Nicolas Otamendi. Assist Ramy Rabia. Skor 1–0.
- Menit 31 — Salah kembali membobol gawang Emiliano Martínez. Kali ini, dengan sundulan memanfaatkan umpan silang Omar Marmoush. Mesir unggul 2–0, kejutan besar.
Statistik babak pertama: Mesir 6 tembakan (3 on target), penguasaan bola 38% tapi sangat efisien. Argentina hanya mampu 2 tembakan tanpa ancaman. Kokohnya lini belakang Mesir yang dikomandoi Ahmed Hegazy membuat La Albiceleste frustasi.
BABAK KEDUA: KEBANGKITAN DRAMATIS
- Menit 62 — Pelatih Lionel Scaloni masukkan Julian Alvarez dan Alejandro Garnacho. Strategi langsung berdampak.
- Menit 68 — Gol pertama Argentina terjadi. Dari situasi sepak pojok, Messi mengirim umpan matang. Leandro Paredes menyambut dengan tendangan voli keras dari luar kotak. Skor 2–1.
- Menit 78 — Drama berlanjut. Alvarez dilanggar di kotak penalti oleh Hegazy. Wasit tak ragu tunjuk titik putih. Messi maju sebagai algojo, tendangan ke kiri mengecoh kiper. Skor imbang 2–2.
- Menit 86 — Gol penentu. Serangan balik cepat, Garnacho melewati dua bek dan melepas umpan terobosan. Alvarez dengan tenang mencungkil bola melewati kiper. Argentina 3–2 Mesir.
Total tembakan Argentina di babak kedua: 14 (7 on target). Penguasaan bola 71%. Mesir yang kelelahan akhirnya runtuh di bawah tekanan raksasa juara bertahan.
Gol penutup Alvarez menjadi pukulan mematikan. Mesir sempat protes karena menduga ada offside, tapi tayangan VAR mengonfirmasi keabsahan gol. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3–2 bertahan. Argentina melaju ke perempat final menanti pemenang laga Belanda vs Kroasia.
Comments (0)