Api Lalap Rumah di Pulo Gadung, Dua Bocah Adik-Kakak Tewas

DUA anak kandung ditemukan tak bernyawa setelah rumah mereka di permukiman padat Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, dilalap si jago merah pada dini hari tadi. Musibah ini menyisakan duka mendalam...

Jul 27, 2026 - 21:37
0 0
Api Lalap Rumah di Pulo Gadung, Dua Bocah Adik-Kakak Tewas

DUA anak kandung ditemukan tak bernyawa setelah rumah mereka di permukiman padat Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur, dilalap si jago merah pada dini hari tadi. Musibah ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan warga, api mulai terlihat sekitar pukul 02.30 WIB. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu peralatan elektronik yang masih menyala. Kobaran api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian rumah yang didominasi material kayu. Warga yang mendengar suara ledakan kecil dan melihat kepulan asap hitam pekat langsung berhamburan keluar rumah sambil berteriak meminta bantuan.

Upaya Pemadaman

Tim pemadam kebakaran dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur tiba di lokasi dengan 12 unit armada setelah mendapat laporan. Proses pemadaman berlangsung dramatis karena akses jalan yang sempit dan padat penduduk. Petugas berjuang selama hampir dua jam sebelum api berhasil dijinakkan sekitar pukul 04.00 WIB. Saat melakukan pendinginan, petugas menemukan dua jasad anak-anak yang sudah dalam kondisi kaku terbakar di salah satu ruangan.

Korban Adik-Kakak

Kedua korban merupakan adik dan kakak kandung. Korban pertama berinisial A, berusia 12 tahun, dan adiknya, M, berusia 8 tahun. Saat kejadian, mereka sedang terlelap tidur di kamar depan. Ironisnya, kedua orang tua korban sedang tidak berada di rumah. Sang ayah bekerja shift malam, sementara ibunya tengah menjenguk kerabat di luar kota. Pemandangan histeris terjadi saat orang tua tiba di lokasi dan mendapati buah hati mereka tewas.

Kesaksian Warga

Salah satu saksi mata, Yanto, menuturkan detik-detik menegangkan saat kebakaran terjadi. "Saya langsung keluar dan melihat api sudah tinggi dari atap. Warga mencoba memadamkan dengan air seadanya, tapi api terlalu cepat membesar," ujarnya. Ia menambahkan bahwa korban tidak sempat dievakuasi karena saat warga berusaha menerobos pintu, kepulan asap sudah sangat tebal dan tidak memungkinkan masuk.

Penyelidikan Berlanjut

Kepolisian Sektor Pulo Gadung bersama tim Laboratorium Forensik Mabes Polri masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan akan mengumpulkan barang bukti untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Meski dugaan kuat mengarah pada hubungan arus pendek, penyidik belum menutup kemungkinan adanya faktor kelalaian atau penyebab lain.

Jenazah kedua korban telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk keperluan visum et repertum. Pihak keluarga dibantu perangkat RT setempat sedang mengurus proses pemakaman. Hingga berita ini diturunkan, aparat masih memasang garis polisi di sekitar lokasi dan meminta warga untuk waspada terhadap potensi kebakaran di musim kemarau ini.

Peristiwa memilukan ini kembali menjadi pengingat bagi warga Jakarta untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan rumah tangga. "Kami imbau masyarakat agar tidak meninggalkan anak-anak sendirian di rumah saat malam hari dan pastikan semua peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum tidur," ujar seorang petugas damkar di lokasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User