1.404 Lulusan IPDN Diwisuda, Mendagri Tito Beri Arahan Penting
JATINANGOR — Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mencatat tonggak baru dengan mewisuda sebanyak 1.404 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan. Prosesi wisuda yang digelar di Kampus IPDN Jat...
JATINANGOR — Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mencatat tonggak baru dengan mewisuda sebanyak 1.404 mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan. Prosesi wisuda yang digelar di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, ini dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Kehadiran Mendagri menegaskan komitmen pemerintah dalam mencetak aparatur sipil negara yang kompeten dan berintegritas.
Dari total wisudawan, sebanyak 45 orang meraih gelar doktor dan 73 orang menyandang gelar magister. Selebihnya merupakan lulusan program sarjana dan diploma. Angka ini menunjukkan perluasan akses pendidikan tinggi di lingkungan Kementerian Dalam Negeri yang tidak hanya berfokus pada jenjang sarjana, melainkan pascasarjana untuk menjawab tantangan birokrasi modern.
Pesan Khusus untuk Lulusan
Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan sejumlah pesan strategis. Ia menekankan bahwa lulusan IPDN harus menjadi motor penggerak reformasi birokrasi di daerah. “Saya ingin kalian bukan sekadar menjadi pelaksana, tetapi inovator di tengah masyarakat. Integritas dan kecepatan adaptasi dengan teknologi menjadi kunci,” ujarnya di hadapan para wisudawan dan orang tua.
Tito juga mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya digitalisasi dan tuntutan transparansi. Oleh karena itu, ia meminta para lulusan untuk terus belajar dan tidak cepat berpuas diri.
IPDN dan Regenerasi Pamong Praja
IPDN merupakan perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri. Kampus ini mencetak kader pamong praja yang kelak akan mengisi posisi strategis di pemerintahan daerah. Setiap tahunnya, ribuan putra-putri terbaik bangsa mengikuti pendidikan di IPDN dengan ikatan dinas.
Wisuda kali ini menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di IPDN terus meningkat, seiring dengan bertambahnya jumlah lulusan pascasarjana. Kehadiran Mendagri sekaligus menjadi suntikan motivasi bagi para wisudawan untuk segera mengabdi di seluruh pelosok tanah air.
Para doktor yang diwisuda sebagian besar mengambil tema penelitian terkait desentralisasi dan tata kelola pemerintahan. Mereka diharapkan mampu menjawab persoalan riil di lapangan dengan pendekatan ilmiah. Rektor IPDN, dalam laporan tahunannya, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi pemacu untuk terus mencetak pemimpin pemerintahan yang visioner.
Comments (0)