NEW YORK — Petenis unggulan asal Jerman, Alexander Zverev, sukses mengamankan trofi Grand Slam keduanya sepanjang karier profesionalnya setelah menundukkan wakil tuan rumah, Ben Shelton, pada laga final US Open 2026. Bertanding di hadapan puluhan ribu penonton di Stadion Arthur Ashe, New York, Zverev mengunci kemenangan meyakinkan melalui pertarungan empat set dengan skor akhir 6-3, 7-6(2), 5-7, dan 6-2.
Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Zverev, sekaligus membalaskan kenangan pahit di venue yang sama saat dirinya gagal meraih gelar beberapa tahun silam. Penampilan konsisten dari baseline serta servis tajam menjadi modal utama Zverev meredam agresivitas servis keras yang menjadi senjata andalan Shelton.
Dominasi Zverev dan Ketegangan Babak Tie-Break
Sejak set pembuka dimulai, Zverev langsung tampil menekan dengan akurasi servis pertama mencapai lebih dari 75 persen. Petenis berperingkat atas dunia tersebut berhasil mematahkan servis Shelton pada gim keenam sebelum menutup set pertama dengan skor 6-3 dalam kurun waktu 38 menit.
Memasuki set kedua, atmosfer pertandingan kian memanas seiring Shelton yang mulai menemukan ritme permainannya. Petenis muda Amerika Serikat tersebut mengandalkan servis kilat berkecepatan tinggi untuk mendulang poin kilat. Kendati demikian, ketenangan Zverev saat memasuki babak tie-break terbukti menjadi pembeda hingga ia mengamankan set kedua dengan skor 7-6(2).
"Ini adalah momen yang sangat emosional bagi saya. Memenangkan gelar di Arthur Ashe selalu menjadi impian terbesar, dan bermain melawan petenis berbakat seperti Ben di hadapan pendukungnya membuat kemenangan ini terasa kian istimewa," ujar Zverev dalam sesi wawancara selepas penyerahan trofi.
Perlawanan Sengit Shelton Sebelum Zverev Mengunci Gelar
Dukungan publik tuan rumah sempat membangkitkan asa Ben Shelton di set ketiga. Bermain lepas tanpa beban, Shelton melancarkan pukulan forehand winner yang kerap merepotkan Zverev hingga berhasil mencuri set ketiga dengan skor 7-5. Namun, dominasi Shelton terhenti di set keempat setelah Zverev kembali memegang kendali permainan secara taktis.
Kronologi Jalannya Pertandingan Final US Open 2026
- Set Pertama (6-3): Zverev mengontrol tempo reli panjang dan mencatatkan satu kali break point krusial untuk mengamankan keunggulan awal.
- Set Kedua (7-6[2]): Duel servis ketat terjadi tanpa ada pematahan servis, Zverev mendominasi penuh pada fase tie-break dengan kesalahan sendiri yang minim.
- Set Ketiga (5-7): Shelton bangkit lewat kombinasi pukulan agresif dan memanfaatkan kelengahan Zverev pada gim penentuan.
- Set Keempat (6-2): Zverev langsung tancap gas mematahkan dua kali servis Shelton dan mengakhiri laga lewat pukulan ace penutup.
Hasil impresif ini menegaskan posisi Alexander Zverev di jajaran elit tenis dunia dan menambah koleksi trofi bergengsi miliknya di turnamen Grand Slam musim ini.
Petenis asal Jerman ini sukses menaklukkan Ben Shelton dengan skor 6-3, 7-6(2), 5-7, 6-2 di Arthur Ashe Stadium. Gelar ini menandai trofi Grand Slam kedua dalam kariernya.
Comments (0)