Aug 31, 2026
breaking

30 Tahun Kudatuli, Megawati Hadir di DPP PDIP

JAKARTA — BARU SAJA: Megawati Soekarnoputri tiba di markas pusat PDIP, Jakarta, untuk memperingati 30 tahun peristiwa berdarah Kudatuli. Kehadirannya didampingi putra mahkota politik, Prananda Prabo...

30 Tahun Kudatuli, Megawati Hadir di DPP PDIP

JAKARTA — BARU SAJA: Megawati Soekarnoputri tiba di markas pusat PDIP, Jakarta, untuk memperingati 30 tahun peristiwa berdarah Kudatuli. Kehadirannya didampingi putra mahkota politik, Prananda Prabowo.

Kronologi Kelam

Kudatuli, akronim Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli, meletup pada 27 Juli 1996. Saat itu, kantor DPP PDI di Jalan Diponegoro diserbu massa pendukung Soerjadi yang didukung rezim Orde Baru. Megawati yang baru terpilih secara demokratis dalam Kongres Medan 1996 justru didepak secara paksa. Ratusan aktivis pro-demokrasi terluka, sejumlah lainnya dilaporkan hilang tanpa jejak.

Peristiwa itu menjadi titik api Reformasi 1998. Kantor yang kini bernama DPP PDIP itu berubah menjadi saksi bisu perjuangan melawan otoritarianisme. Tiga dekade berselang, Megawati kembali ke lokasi yang sama, menegaskan bahwa luka sejarah tak boleh dilupakan.

Kehadiran Bersejarah

Pantauan di lokasi, Megawati mengenakan busana serba hitam, didampingi Prananda Prabowo yang kini menjabat Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu. Keduanya disambut pengurus pusat dan pelaku sejarah yang selamat dari tragedi tersebut. Beberapa di antaranya terlihat berurai air mata saat memasuki aula.

Acara digelar secara tertutup, dihadiri elite partai dan keluarga korban. Sejumlah kader senior tampak hadir, termasuk mereka yang dulu bertahan di barikade kantor saat serangan terjadi. Tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan, namun isyarat dari dalam ruangan menunjukkan momen penuh refleksi.

FAKTA CEPAT KUDATULI:

  • Tanggal: 27 Juli 1996, pukul 06.00 WIB.
  • Lokasi: Kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro 58, Jakarta Pusat.
  • Pemicu: Penolakan atas kepemimpinan Megawati hasil Kongres Medan oleh pemerintah Orde Baru.
  • Korban: Ratusan luka-luka, puluhan aktivis hilang, 5 orang tewas (data Komnas HAM).
  • Dampak: Memicu gelombang protes nasional yang bermuara pada Reformasi 1998.

Makna Peringatan

Kehadiran Megawati bukan sekadar seremoni. Ia menandai konsolidasi sejarah dan penegasan identitas partai berlambang banteng itu. Kudatuli selama ini menjadi narasi sentral yang diwariskan ke generasi kader muda. Dengan hadirnya Prananda, pesan regenerasi sekaligus menjaga memori perjuangan tersampaikan tanpa kata.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di DPP PDIP berlangsung kondusif. Peringatan 30 tahun Kudatuli menjadi alarm bahwa demokrasi hari ini dibangun di atas pengorbanan yang tak ringan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User