116 Anak Tewas Akibat Longsoran Limbah Batu Bara di Aberfan, Wales

ABERFAN, WALES — Longsoran limbah batu bara raksasa menerjang Sekolah Dasar Pantglas. Bencana itu langsung menewaskan 116 anak dan 28 orang dewasa. Peristiwa terjadi pada pagi Jumat kelam, 21 Oktobe...

Jul 12, 2026 - 02:27
0 0
116 Anak Tewas Akibat Longsoran Limbah Batu Bara di Aberfan, Wales

ABERFAN, WALES — Longsoran limbah batu bara raksasa menerjang Sekolah Dasar Pantglas. Bencana itu langsung menewaskan 116 anak dan 28 orang dewasa. Peristiwa terjadi pada pagi Jumat kelam, 21 Oktober 1966.

Material longsor berasal dari tumpukan limbah tambang setinggi 34 meter. Hujan deras mengguyur kawasan itu selama berhari-hari. Tumpukan limbah yang dikenal sebagai Spoil Tip No. 7 runtuh tiba-tiba. Material hitam pekat meluncur deras menimbun gedung sekolah dan 19 rumah di sekitarnya.

Kronologi Mematikan

Pukul 09.15 pagi waktu setempat, bencana menghantam Desa Aberfan di Wales Selatan. Para siswa baru saja memulai pelajaran. Sebagian besar korban anak berusia antara 7 hingga 10 tahun. Petugas pemadam kebakaran, polisi, dan warga langsung berupaya menggali puing. Tidak ada alat berat yang memadai pada jam-jam pertama. Proses evakuasi berlangsung lambat dan menyakitkan.

Total 144 nyawa melayang dalam musibah itu. Jasad terakhir berhasil ditemukan setelah hampir satu pekan pencarian. Ratusan sukarelawan dari berbagai penjuru membantu operasi penyelamatan. Mereka menggali dengan tangan kosong di tengah cuaca dingin dan ancaman longsor susulan.

Fakta Kunci

  • Waktu: Jumat, 21 Oktober 1966, pukul 09.15 pagi
  • Lokasi: Desa Aberfan, South Wales, Britania Raya
  • Jumlah korban jiwa: 144 orang
  • Korban anak: 116 anak dari Sekolah Dasar Pantglas
  • Penyebab: Longsoran limbah batu bara dari Spoil Tip No. 7
  • Bangunan tertimbun: Gedung sekolah dan 19 rumah penduduk

Penyelidikan dan Kealpaan

Pemerintah Britania Raya segera membentuk tim investigasi independen. Penyelidikan dipimpin oleh Lord Justice Edmund Davies. Hasilnya sangat mengejutkan. National Coal Board (NCB) selaku pengelola tambang dinilai lalai berat. Mereka telah mengabaikan peringatan bahaya sejak lama.

Tumpukan limbah tersebut dibangun di atas area mata air aktif. Kondisi itu sangat rawan longsor. Warga dan dewan sekolah sempat melaporkan keanehan. Namun, laporan mereka tidak pernah ditanggapi serius. Laporan Davies menyebutkan bahwa bencana ini sepenuhnya dapat dicegah.

Reformasi Keselamatan

Bencana Aberfan memicu evaluasi total terhadap keselamatan pertambangan di seluruh Britania Raya. Parlemen mengesahkan Mines and Quarries (Tips) Act pada 1969. Regulasi baru itu melarang praktik penimbunan limbah berbahaya. Setiap lokasi penimbunan wajib diawasi ketat. Inspeksi rutin dan standar keamanan menjadi keharusan hukum.

Pemerintah juga memerintahkan penghapusan seluruh timbunan limbah yang dinilai berpotensi longsor. Pelajaran pahit dari Aberfan mengubah selamanya kebijakan industri ekstraktif di negeri itu. Tragedi ini sekaligus menegaskan bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas mutlak di atas kepentingan korporasi.

UPDATE: Hingga saat ini, Aberfan tetap dikenang sebagai tragedi industri paling memilukan dalam sejarah Britania Raya. Monumen dan taman peringatan terus mengingatkan tentang 144 jiwa yang hilang, 116 di antaranya adalah anak-anak yang tak sempat pulang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User