Zulhas Tegas Tolak Tuduhan Boros Terkait Bantuan Nelayan

BATANG — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melontarkan bantahan keras terhadap narasi yang menyebut program bantuan nelayan sebagai pemborosan fiskal. Ia menyatakan keberpihakan terha...

Jul 27, 2026 - 22:52
0 0
Zulhas Tegas Tolak Tuduhan Boros Terkait Bantuan Nelayan

BATANG — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melontarkan bantahan keras terhadap narasi yang menyebut program bantuan nelayan sebagai pemborosan fiskal. Ia menyatakan keberpihakan terhadap nelayan bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar.

Pernyataan ini terlontar di tengah kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Modern Tazakka, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Zulhas menekankan bahwa nelayan adalah tulang punggung kedaulatan pangan bahari Indonesia.

Penolakan Keras Label Boros

Menko Pangan tidak menahan diri dalam merespons kritik yang dialamatkan kepada kebijakan pro-nelayan. Ia menyebut anggapan boros sebagai logika yang keliru. Negara tidak boleh hitung-hitungan saat menyangkut hajat hidup rakyat kecil. Apalagi mereka yang setiap hari bertaruh nyawa di lautan.

Bantuan bahan bakar, alat tangkap, dan asuransi bukanlah beban. Semua itu adalah investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan nasional.

Realitas Pahit di Balik Lautan

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat lebih dari 2,5 juta nelayan menggantungkan hidup pada sektor ini. Hampir 90 persen di antaranya adalah nelayan skala kecil dan tradisional. Mereka menghadapi ketidakpastian cuaca, kelangkaan bahan bakar, dan harga ikan yang fluktuatif.

Saat musim paceklik tiba, banyak yang terpaksa berutang kepada tengkulak. Bantuan pemerintah menjadi satu-satunya jaring pengaman. Tanpa intervensi negara, rantai kemiskinan di pesisir tidak akan terputus.

  • Subsidi BBM: Memangkas biaya operasional hingga 40 persen
  • Alat tangkap: Meningkatkan produktivitas harian melaut
  • Asuransi: Melindungi 500.000 nelayan dari risiko kecelakaan
  • Kredit mikro: Akses modal tanpa jerat rentenir

Komitmen Tak Tergoyahkan

Zulhas menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mundur sejengkal pun. Program bantuan nelayan justru akan diperluas cakupannya. Pihaknya tengah menggodok skema bantuan langsung yang lebih tepat sasaran. Digitalisasi distribusi menjadi prioritas agar tidak ada kebocoran. Sistem verifikasi digital akan memangkas potensi penyimpangan dana.

Ia juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi pengawasan publik. Audit dan transparansi adalah bagian dari komitmen tata kelola yang baik. Namun pemangkasan anggaran dengan dalih efisiensi tidak akan ditoleransi.

Garis Perjuangan

Di hadapan para santri dan masyarakat pesisir, Zulhas menyampaikan pesan tegas. Laut Indonesia adalah masa depan pangan bangsa. Nelayan adalah prajurit di garis depan kedaulatan itu. Tidak ada satu rupiah pun yang terbuang sia-sia untuk kesejahteraan mereka.

Setiap tetes keringat pelaut Nusantara adalah investasi bagi generasi mendatang. Negara wajib berdiri paling depan saat rakyatnya berjuang di tengah gelombang. Keberpihakan ini adalah janji yang tidak akan pernah diingkari. Zulhas berjanji akan turun langsung memantau implementasi di lapangan. Hadirin menyambut pernyataan ini dengan tepuk tangan meriah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User