Waspada Penipuan Catut Nama Mitra BCA Berkedok Online Shop dan Travel Agent
Jakarta, Beritatercepat.com – Modus penipuan yang mengatasnamakan mitra perusahaan digital BCA kembali marak ditemukan di berbagai platform daring. Para pelaku kini semakin kreatif dengan menyamar
Jakarta, Beritatercepat.com – Modus penipuan yang mengatasnamakan mitra perusahaan digital BCA kembali marak ditemukan di berbagai platform daring. Para pelaku kini semakin kreatif dengan menyamar sebagai perusahaan e-commerce maupun agen perjalanan online untuk mengelabui calon korban, khususnya para nasabah bank tersebut. Mereka memanfaatkan nama besar mitra-mitra digital yang telah bekerja sama dengan BCA agar terlihat meyakinkan dan resmi di mata masyarakat.
Berdasarkan laporan yang dikumpulkan media kami, pihak perbankan terus mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap tawaran yang datang secara tiba-tiba melalui pesan singkat, panggilan telepon, maupun media sosial. Modus ini biasanya diawali dengan komunikasi yang tampak resmi, lengkap dengan logo, templat email, hingga nomor telepon yang seolah terafiliasi dengan merchant ternama.
Tiga Kronologi Penipuan yang Sering Terjadi
Penipuan dengan catut nama mitra BCA umumnya mengikuti beberapa skenario berikut. Pertama, pelaku berpura-pura menjadi customer service dari online shop dan menghubungi korban dengan alasan ada masalah pada transaksi atau kelebihan pembayaran. Kedua, modus travel agent palsu yang menawarkan paket wisata, tiket pesawat, atau hotel dengan harga sangat murah namun mengharuskan transfer ke rekening pribadi dengan dalih promo khusus mitra BCA. Ketiga, penipuan mengatasnamakan program cashback atau reward dari mitra digital yang mengharuskan korban mengklik tautan mencurigakan dan memasukkan data kartu serta kode OTP.
“Kami menegaskan bahwa mitra resmi BCA tidak akan meminta data pribadi, PIN, OTP, maupun meminta nasabah untuk mentransfer uang ke rekening pribadi dalam nama apapun,” demikian bunyi himbauan yang disampaikan pihak berwenang kepada Beritatercepat.com.
Untuk menghindari jeratan penipuan, masyarakat disarankan untuk selalu memverifikasi informasi melalui layanan resmi bank, tidak mengklik tautan mencurigakan, dan selalu memastikan keabsahan nomor kontak dari merchant terkait. Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang agar tindakan cepat dapat dilakukan untuk mencegah bertambahnya korban.
Comments (0)